Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Panen Raya Jagung di Lobu Mandiri, Wabup Abdul Sahid Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Parimo

×

Panen Raya Jagung di Lobu Mandiri, Wabup Abdul Sahid Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan Parimo

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, didampingi kepala OPD terkait, Ketua DPRD Parigi Moutong, dan Ketua Kadin Parigi Moutong, saat memanen jagung perdana pada kegiatan panen raya jagung di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat.

PARIMO, bawainfo.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) dalam memperkuat ketahanan pangan daerah bersama petani desa. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan panen raya jagung di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Sabtu (31/1/2026).

“Kegiatan panen raya ini merupakan bukti nyata keberhasilan kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pemerintah Desa Lobu Mandiri dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” ungkap Abdul Sahid.

Example 300x600

Ia menegaskan, panen raya jagung bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan cerminan dari kerja keras para petani, pendampingan penyuluh, serta dukungan Pemda dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran strategis bagi perekonomian masyarakat.

“Jagung tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, Pemda terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, kemudahan akses benih dan pupuk, pendampingan teknologi pertanian, serta penguatan kelembagaan petani,” jelasnya.

Abdul Sahid juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Lobu Mandiri, para penyuluh, serta seluruh petani atas sinergi yang telah terbangun sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap hasil panen ini mampu meningkatkan pendapatan petani dan mendorong kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menekankan peran strategis pemerintah desa dan lembaga desa, khususnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurutnya, BUMDes tidak boleh hanya sebatas formalitas, tetapi harus hadir langsung mendukung aktivitas pertanian, mulai dari produksi di sawah, penyimpanan di gudang, hingga pemasaran hasil panen.

“BUMDes harus mampu menampung, mengelola, dan menyimpan cadangan pangan desa agar memiliki nilai tambah dan melindungi petani dari permainan harga. Jika BUMDes bergerak, petani terlindungi. Jika petani terlindungi, desa sejahtera, dan ketahanan pangan daerah akan semakin kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdul Sahid mengingatkan seluruh jajaran Pemda, kepala OPD, camat, kepala desa, penyuluh, dan pendamping desa agar tidak membiarkan petani berjalan sendiri. Pemerintah diminta hadir secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum panen raya.

Ia juga menyemangati para petani untuk terus meningkatkan produksi, seraya menegaskan komitmen Pemda dalam memperbaiki tata niaga serta memperkuat kelembagaan desa agar hasil pertanian benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, kerja sama seperti ini harus terus ditingkatkan, tidak hanya pada komoditas jagung, tetapi juga komoditas pangan lainnya, sehingga Parigi Moutong semakin kuat sebagai daerah yang mandiri dan berdaulat pangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *