Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi MoutongSulawesi Tengah

Sekda Parimo Genjot Promosi Wisata dan Durian di Kementerian Pariwisata

×

Sekda Parimo Genjot Promosi Wisata dan Durian di Kementerian Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, memaparkan potensi pariwisata dan kekuatan ekonomi daerah di hadapan agent tour & travel serta pelaku industri pariwisata dalam forum promosi yang digelar di Kementerian Pariwisata RI, Rabu (11/2/2026).

JAKARTA, bawainfo.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) , Zulfinasran, mempromosikan langsung potensi pariwisata dan kekuatan ekonomi daerah di hadapan agen tour & travel serta pelaku industri pariwisata dalam forum promosi yang digelar di Kementerian Pariwisata RI, Rabu (11/2/2026).

Mewakili Bupati Parimo, Zulfinasran tampil memaparkan berbagai keunggulan daerah, mulai dari potensi wisata bahari, alam, budaya, hingga komoditas unggulan yang dinilai dapat dikemas sebagai daya tarik wisata terintegrasi.

Example 300x600

“Parimo berada pada posisi strategis di kawasan Segitiga Emas Teluk Tomini yang menghubungkan Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Kawasan ini menyimpan potensi bahari, bentang alam, serta keanekaragaman hayati laut yang luar biasa,” ujarnya di hadapan peserta forum.

Ia menjelaskan, Parimo memiliki garis pantai yang panjang dengan pantai-pantai alami, pulau-pulau kecil, serta berbagai spot wisata bahari yang potensial dikembangkan. Di sisi lain, kawasan perdesaan masih kuat menjaga kearifan lokal, tradisi adat, kesenian daerah, hingga kuliner khas yang autentik.

Tak hanya sektor wisata alam dan budaya, Sekda juga menyoroti kekuatan komoditas unggulan daerah, khususnya durian Parimo yang telah dikenal secara nasional.

“Durian Parimo bukan hanya komoditas pertanian, tetapi bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis gastronomi dan agrowisata. Ini peluang besar untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dan pertanian,” jelasnya.

Menurut Zulfinasran, arah pengembangan pariwisata Parimo menitikberatkan pada konsep pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, termasuk UMKM, petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan keterlibatan agen tour & travel, potensi tersebut diharapkan dapat dikemas menjadi paket wisata yang memiliki nilai jual tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Ia juga mengajak pelaku industri pariwisata menjadikan Parigi Moutong sebagai destinasi alternatif unggulan di kawasan Indonesia Tengah, terlebih dengan semakin terbukanya konektivitas udara dan meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi berbasis alam dan keaslian budaya.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan agen tour, travel operator, dan investor pariwisata untuk bersama-sama mengembangkan Parigi Moutong sebagai destinasi unggulan di Teluk Tomini,” tegasnya.

Forum tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi daerah yang difasilitasi Kementerian Pariwisata RI, sekaligus memperkuat sinergi antara Pemda dan pelaku industri dalam mendorong pemerataan pengembangan pariwisata nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *