PARIMO, bawainfo.id — Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, menyoroti minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan agama, khususnya pondok pesantren yang dikelola pihak swasta.Pernyataan tersebut disampaikan Sayutin usai kegiatan pembagian sembako Ramadhan kepada sejumlah pondok pesantren. Senin, 9 Maret 2026.
Ia menegaskan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, memperkuat akhlak, serta melahirkan penghafal Al-Qur’an.
Menurut Sayutin, selama ini fokus pemerintah daerah masih didominasi pengembangan sekolah negeri.
Sementara itu, lembaga pendidikan agama yang dikelola masyarakat belum memperoleh dukungan optimal, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran.
“Padahal kontribusi pondok pesantren sangat besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan. Ini seharusnya menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dapat menghadirkan kebijakan yang lebih seimbang antara pendidikan formal negeri dan lembaga pendidikan agama swasta. Dukungan tersebut, kata Sayutin, penting agar pesantren mampu meningkatkan mutu pendidikan serta pembinaan generasi muda di daerah.
“Saya berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pendidikan negeri, tetapi juga memberi perhatian serius kepada pondok pesantren yang mendidik anak-anak kita menjadi hafiz Al-Qur’an dan memperkuat kualitas pendidikan agama,” pungkasnya.
Selain kebijakan strategis, Sayutin juga menekankan perlunya dukungan anggaran yang memadai agar pondok pesantren dapat berkembang dan berdaya saing dalam mencetak generasi berakhlak di Parigi Moutong.




