PARIMO, bawainfo.id – Polres Parigi Moutong resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 sebagai penanda dimulainya operasi kepolisian terpusat yang mengedepankan keselamatan berlalu lintas. Apel tersebut berlangsung pada Senin (2/2/2026) pukul 08.00 WITA di halaman Mako Polres Parigi Moutong.
Operasi Keselamatan Tinombala 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan fokus utama mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakapolres Parigi Moutong, KOMPOL Henry Burhanuddin, mewakili Kapolres Parigi Moutong. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Parigi Moutong, para Pejabat Utama Polres, unsur TNI, serta instansi terkait lainnya sebagai wujud sinergitas lintas sektoral.
Dalam apel tersebut, Polres Parigi Moutong mengerahkan kekuatan gabungan yang terdiri dari:
- 1 Peleton TNI Koramil Parigi
- 1 Peleton Sat Samapta Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Polair Polres Parigi Moutong
- 2 Peleton Staf Gabungan Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Lantas Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Intelkam Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Reskrim Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Resnarkoba Polres Parigi Moutong
- 1 Peleton Sat Pol PP Kabupaten Parigi Moutong
Keterlibatan lintas satuan tersebut menunjukkan kesiapan Polres Parigi Moutong dalam mengantisipasi potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berkendara.
Wakapolres Parigi Moutong, KOMPOL Henry Burhanuddin, menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Tinombala 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, melainkan mengedepankan langkah preemtif dan preventif.
“Operasi Keselamatan Tinombala 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Kami mengedepankan edukasi, teguran humanis, serta penegakan hukum yang terukur guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung keberhasilan operasi tersebut.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Parigi Moutong untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkas KOMPOL Henry.
Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Polres Parigi Moutong berharap dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam pengamanan arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat 2026.




