Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHeadlineParigi Moutong

Bupati Parimo Tinjau Penebangan Pohon, Antisipasi Bahaya Pohon Tumbang

×

Bupati Parimo Tinjau Penebangan Pohon, Antisipasi Bahaya Pohon Tumbang

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, didampingi Sekretaris Daerah Zulfinasran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siti Maryam, dan Kepala Dinas PUPR Adrudin Nur, saat meninjau langsung kegiatan penebangan pohon di sejumlah titik wilayah sebagai upaya mitigasi risiko pohon tumbang.

PARIMO, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, meninjau langsung kegiatan penebangan pohon di sejumlah titik wilayah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Peninjauan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), Adrudin Nur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Siti Maryam.

Example 300x600

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi pepohonan, khususnya yang dinilai sudah tua dan berpotensi membahayakan.

“Saya sudah memerintahkan untuk segera memantau seluruh pohon. Masih banyak yang harus segera ditebang karena umurnya sudah cukup lama, bahkan di atas 20 tahun, sehingga kondisinya sudah rapuh dan akarnya mulai merusak,” ujar Bupati saat diwawancarai, (15/04/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) akan melakukan penebangan secara bertahap terhadap pohon-pohon berisiko, sekaligus melakukan peremajaan dengan mengganti jenis pohon yang lebih aman dan tidak merusak infrastruktur.

“Kita akan ganti dengan pohon yang lebih ramah, akarnya tidak merusak, dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

Namun demikian, dalam pelaksanaannya di lapangan masih terdapat sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan tenaga kerja serta sarana dan prasarana, termasuk alat berat seperti crane yang dinilai belum memadai.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemda berencana melakukan pergeseran anggaran dari kegiatan yang belum menjadi prioritas guna memenuhi kebutuhan penanganan di lapangan.

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan pergeseran anggaran, termasuk untuk pengadaan alat yang memadai. Ini penting karena wilayah kita cukup luas dan kebutuhan penanganannya besar,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya mitigasi risiko dengan melaporkan pohon-pohon yang dinilai membahayakan di lingkungan masing-masing.

Pemda juga tengah menyiapkan layanan pengaduan berupa hotline guna mempermudah pelaporan dari masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peremajaan, Pemda saat ini juga sedang mengkaji jenis pohon pengganti yang dinilai lebih aman, memiliki akar yang tidak merusak, serta tetap memberikan keteduhan.

Kegiatan penebangan dan pemangkasan pohon saat ini masih dilakukan oleh Pemda, namun ke depan diharapkan dapat melibatkan dukungan dari berbagai pihak guna mempercepat penanganan di seluruh wilayah Parimo.

Editor: Israwati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *