Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi MoutongParlemen

Warga Gio Hidup dengan Ancaman Banjir, Selpina Basrin Siap Kawal Pembangunan Tanggul

×

Warga Gio Hidup dengan Ancaman Banjir, Selpina Basrin Siap Kawal Pembangunan Tanggul

Sebarkan artikel ini
Selpina Basrin berfoto bersama masyarakat usai pelaksanaan reses masa persidangan tahun 2026 di Dusun 4, Desa Gio, Kecamatan Moutong, Jumat (24/04/2026). (Foto: Istimewa)

PARIMO, bawainfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Selpina Basrin, melaksanakan agenda reses masa persidangan tahun 2026 di Dusun 4, Desa Gio, Kecamatan Moutong, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga, terutama terkait keselamatan pemukiman, kebutuhan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Example 300x600

Dalam forum tersebut, persoalan banjir menjadi perhatian utama warga Dusun 4 Desa Gio. Masyarakat mengeluhkan kondisi wilayah yang dinilai rawan terdampak luapan air saat hujan turun, bahkan dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi.

Warga pun mengusulkan pembangunan drainase serta tanggul pengendali banjir sebagai langkah antisipasi guna melindungi permukiman masyarakat dari potensi bencana yang terus mengancam.

Menanggapi hal tersebut, Selpina Basrin menegaskan bahwa kebutuhan tersebut akan menjadi salah satu prioritas yang akan diperjuangkan dalam pembahasan pembangunan daerah.

“Pembangunan tanggul dan drainase ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Masyarakat merasa khawatir setiap kali hujan turun karena ancaman banjir selalu menghantui. Ini akan menjadi perhatian serius yang akan kami kawal,” tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi di bidang sosial dan keagamaan. Warga mengusulkan pengadaan fasilitas rukun kematian berupa keranda mayat, cangkul, sekop, serta berbagai sarana pendukung kegiatan sosial masyarakat.

Tidak hanya itu, masyarakat juga berharap adanya bantuan fasilitas hajatan seperti tenda besi, terpal, kursi, sound system, dan perlengkapan tempat hidangan yang dapat digunakan bersama oleh warga.

Di sektor keagamaan, warga turut mengusulkan bantuan Al-Qur’an dan buku Iqra untuk mendukung kegiatan pembelajaran agama bagi anak-anak di desa tersebut.

Sementara pada sektor ekonomi dan kepemudaan, masyarakat mengharapkan bantuan alat keterampilan pembuatan kue bagi kelompok perempuan sebagai upaya meningkatkan pendapatan keluarga.

Selain itu, aspirasi terkait perlengkapan olahraga juga turut disampaikan, mulai dari kostum tim, bola kaki, hingga sarana olahraga bola voli lengkap dengan jaringnya sebagai wadah pembinaan generasi muda.

Selpina memastikan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat secara rinci untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.

“Seluruh usulan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur pengendalian banjir hingga sarana olahraga dan pemberdayaan masyarakat, akan kami upayakan masuk dalam program pembangunan secara bertahap. Tugas kami memastikan suara masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok, dapat diwujudkan melalui kebijakan yang tepat sasaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *