Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahRagam

Profesor Hamlan dan Subhan Lapu Pimpin PCNU Parimo Periode 2026–2031

×

Profesor Hamlan dan Subhan Lapu Pimpin PCNU Parimo Periode 2026–2031

Sebarkan artikel ini
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Parigi Moutong periode 2026–2031 berfoto bersama usai Konferensi Cabang II Nahdlatul Ulama yang menetapkan Profesor Hamlan sebagai Ketua Tanfidziyah dan Subhan Lapu sebagai Rais Syuriyah di Kafe Rica Tua, Kecamatan Parigi, Sabtu (26/6/2026).

PARIMO, bawainfo.id – Profesor Hamlan dan Subhan Lapu resmi memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) periode 2026–2031 setelah terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Kafe Rica Tua, Kecamatan Parigi, Sabtu (26/6/2026).

Forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten tersebut dinyatakan sah karena dihadiri sembilan dari 13 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang telah terbentuk.

Example 300x600

“Seluruh tahapan pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.Proses penentuan dan pemilihan pengurus cabang NU Parimo telah berjalan dengan lancar dan sah sesuai prosedur organisasi,” Ungkap Ketua Tanfidziyah PCNU Parimo terpilih, Profesor Hamlan .

Konfercab dipimpin langsung oleh Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Tengah, Kiai Haji Faisal Attamimi, didampingi Ketua Tanfidziyah Caretaker, Yasdi Usada.

Pelaksanaan sidang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama sebagai dasar hukum organisasi. Kehadiran utusan dari sembilan MWCNU dinilai telah memenuhi kuorum sehingga seluruh keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi organisasi.

“MWCNU yang hadir dari pantauan kami semenjak awal ada sekitar sembilan MWCNU dari 13 yang terbentuk,” ujar Sekretaris PWNU Sulawesi Tengah, Faisal Attamimi.

Usai terpilih, kepengurusan baru menetapkan sejumlah agenda strategis untuk memperkuat eksistensi Nahdlatul Ulama di Parimo. Salah satunya adalah membenahi struktur organisasi melalui pengisian kepengurusan yang melibatkan sumber daya manusia potensial dengan kompetensi keagamaan bercorak Nahdliyin.

Selain itu, kepengurusan juga akan menyesuaikan karakter organisasi dengan kondisi sosiologis masyarakat Parimo yang memiliki kedekatan kultural dengan organisasi Alkhairaat.

PCNU Parimo juga berkomitmen memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Pemda Parimo) dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial keagamaan dan peningkatan mutu pendidikan.

Di sisi lain, organisasi akan terus menjalankan fungsi pembinaan umat melalui penguatan nilai-nilai tauhid, pembinaan akhlak, serta penguatan moralitas masyarakat.

Pasca-Konfercab, PWNU Sulawesi Tengah menginstruksikan agar kepengurusan baru segera melakukan percepatan administrasi sebagai langkah awal menjalankan roda organisasi.

Tahapan yang akan segera dilakukan meliputi penyusunan kelengkapan administrasi hasil konferensi untuk diajukan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta sebagai dasar penerbitan Surat Keputusan kepengurusan.

Setelah Surat Keputusan diterbitkan, PCNU Parimo akan melaksanakan pelantikan resmi yang dilanjutkan dengan rapat kerja untuk menyusun program fisik maupun nonfisik dalam mendukung pembangunan daerah.

Selain itu, kepengurusan baru juga berkomitmen memperluas struktur organisasi dengan membentuk MWCNU di kecamatan-kecamatan yang hingga kini belum memiliki kepengurusan.

Rais Syuriyah PCNU Parimo terpilih, Subhan Lapu, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan daerah.

“Insyaallah gerakan kami ini bisa membawa Parigi Moutong menjadi lebih baik lagi demi umat bersama pengurus-pengurus yang lalu,” pungkasnya.

Penulis: B4M5Editor: Israwati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *