Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
Parlemen

Reses Sambil Domino, Yushar Tampung Keluhan Warga soal Jalan dan Banjir

×

Reses Sambil Domino, Yushar Tampung Keluhan Warga soal Jalan dan Banjir

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi Partai Hanura, Yushar, mengemas kegiatan reses dengan konsep berbeda. Selain menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan lomba domino sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga di Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Menurut Yushar, konsep tersebut dipilih untuk menciptakan suasana yang lebih akrab sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara lebih leluasa.

Example 300x600

“Tujuan utamanya adalah mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kebetulan saya terpilih di Dapil I, sehingga sudah menjadi kewajiban saya turun langsung melihat kondisi dan mendengar keluhan warga,” ungkap Yushar, saat diwawancarai usai kegiatan reses.

Ia menjelaskan, lomba domino tersebut tidak hanya diikuti masyarakat dari wilayah Parigi, tetapi juga peserta dari sejumlah wilayah lainnya, seperti Toboli, Pelawa, dan Tindaki. Menurutnya, kegiatan itu menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus membangun komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan kemudian menjadi perhatian, salah satunya permintaan percepatan penebangan pohon trembesi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di kawasan pesisir, khususnya jalur yang menghubungkan Bantaya hingga Kampal. Ruas tersebut dinilai membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat.

“Keluhan warga yang paling banyak disampaikan adalah penanganan pohon trembesi, perbaikan jalan di kawasan pesisir Bantaya–Kampal, penerangan jalan umum, hingga persoalan banjir yang sampai sekarang masih perlu mendapat perhatian serius,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yushar menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan usulan masyarakat, meskipun pemerintah daerah saat ini masih dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

“Insya Allah seluruh aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan. Memang saat ini ada efisiensi anggaran, tetapi kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas untuk kami sampaikan kepada pemerintah daerah,” katanya.

Ia menilai kawasan Kota Parigi merupakan wajah Parimo sehingga penataan infrastruktur, penerangan jalan, ruang publik, serta penanganan banjir perlu menjadi perhatian bersama.

“Kota adalah wajah daerah. Karena itu, apa pun yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terus kami dorong agar dapat ditindaklanjuti pemerintah, mulai dari penebangan pohon yang berisiko, pemasangan lampu penerangan jalan, perbaikan ruas jalan di dalam kota, hingga penanganan banjir yang selama ini belum terselesaikan secara optimal,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *