PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memperkuat koordinasi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam rangka mempercepat sertifikasi tanah serta mendukung pengelolaan data pertanahan. Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kanwil Pertanahan Sulteng dengan membahas sejumlah program pendukung terkait bidang pertanahan.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Parimo bersama Kanwil BPN Sulteng turut membahas Zona Nilai Tanah (ZNT), pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta pemanfaatan aplikasi SISGITA.
Salah satu agenda yang menjadi pembahasan yakni pelaksanaan KKN Tematik yang akan dilaksanakan di 18 desa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas lapangan yang berkaitan dengan program pertanahan, sehingga diperlukan koordinasi dan pendampingan bersama pihak terkait.
Asisten I Setda Parimo, Adrudin Nur, menyampaikan harapannya agar dalam pelaksanaan KKN Tematik di lapangan terdapat pendampingan dari pihak BPN terhadap mahasiswa yang terlibat.
“Kami berharap di lapangan akan ada pihak dari BPN yang mendampingi anak-anak mahasiswa agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif,” ujar Adrudin.
Koordinasi tersebut juga membahas tindak lanjut serta pemantauan perkembangan program yang telah berjalan. Evaluasi kembali direncanakan pada Oktober untuk melihat sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan.
Pemkab Parimo melalui koordinasi tersebut terus mendorong sinergi antara perangkat daerah dan jajaran pertanahan, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan secara terarah serta perkembangannya dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong, Inspektur Inspektorat, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt. Kepala DPMPTSP, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Kerja Sama.










