PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menjadikan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023–2026 sebagai dasar acuan dalam menentukan arah kebijakan penganggaran, termasuk pengalokasian belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, saat menghadiri rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Parigi Moutong di ruang rapat gedung DPRD, Rabu (9/8/2023).
Dalam rapat tersebut, Irwan menjelaskan RPD menjadi dokumen strategis yang digunakan pemerintah daerah sebagai pedoman pembangunan, terutama setelah berakhirnya masa berlaku Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Parigi Moutong periode 2019–2023.
“Kami Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah selesai menyusun dokumen RPD tersebut. Masa berlakunya tahun 2023–2026, sehingga kebijakan penganggaran untuk tahun 2024 hingga 2026 mengacu pada dokumen RPD itu,” jelas Irwan.
Menurutnya, penyusunan RPD Kabupaten Parigi Moutong telah melalui berbagai tahapan, termasuk melibatkan tim ahli untuk memberikan masukan terhadap arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia menegaskan, penggunaan RPD sebagai pedoman penganggaran telah sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat, khususnya bagi daerah yang masa berlaku RPJMD-nya berakhir pada tahun 2023.
“Terkait kebijakan KUA PPAS tahun 2024, RPJMD Kabupaten Parigi Moutong periode 2019–2023 akan berakhir pada November 2023. Berdasarkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2023, daerah yang masa berlaku RPJMD-nya berakhir tahun 2023 menggunakan RPD Tahun 2023–2026 sebagai pedoman pembangunan,” ujarnya.
Irwan menjelaskan, penyusunan RPD hingga tahun 2026 juga berkaitan dengan agenda transisi pemerintahan daerah. Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang menghasilkan kepala daerah baru pada 2025 menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan periode berlakunya dokumen tersebut.
Dengan adanya RPD 2023–2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap kesinambungan pembangunan daerah tetap berjalan meskipun terjadi masa transisi kepemimpinan, sehingga program prioritas dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilaksanakan secara terarah.




