PARIMO, bawainfo.id – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memastikan program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa tetap dilanjutkan sebagai bagian dari Program Cerdas Bersama.
Program yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Erwin–Sahid tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua murid.
Hal itu disampaikan Kepala Bappelitbangda Parimo, Irwan SKM, M.Kes., saat ditemui Senin, 9 Maret 2026.
Irwan mengatakan, Program Cerdas Bersama merupakan bagian dari prioritas pembangunan daerah di sektor pendidikan.
“Program Cerdas Bersama melalui pemberian seragam sekolah gratis, kemudian bantuan pendidikan sesuai ketentuan serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik,” ujarnya.
Menurut Irwan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah menuju konsep sekolah gratis secara bertahap. Selain seragam sekolah, ke depan Pemkab Parimo akan mengupayakan pembebasan sejumlah komponen biaya lain yang selama ini masih menjadi beban orang tua siswa.
Beberapa komponen yang menjadi perhatian di antaranya biaya pengurusan ijazah dan penyediaan Lembar Kerja Siswa (LKS).
“Di awal kita sudah mulai dengan seragam sekolah. Ke depan ijazah dan LKS juga menjadi perhatian agar bisa digratiskan,” jelasnya.
Meski demikian, Irwan menegaskan realisasi program tersebut tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan menyusun strategi penganggaran yang lebih terarah agar sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan.
Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dilakukan yakni melalui efisiensi pada sejumlah pos anggaran dan memfokuskan alokasi terhadap program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Bisa disiasati dengan melakukan prioritas. Kita bisa melakukan efisiensi di beberapa titik dan memfokuskan anggaran pada program yang benar-benar menjadi prioritas,” katanya.
Irwan menambahkan, melalui Program Cerdas Bersama, Pemkab Parimo berharap akses pendidikan bagi masyarakat semakin terbuka dan tidak lagi terbebani oleh berbagai kebutuhan sekolah.
Program tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Parimo sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.




