Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kantor Bupati Sulit Diakses, DPRD Parimo Angkat Bicara

Kantor Bupati Sulit Diakses, DPRD Parimo Angkat Bicara

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

PARIMO, bawainfo.id – Kebijakan pembatasan akses masuk ke Kantor Bupati Parigi Moutong (Parimo), menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Anggota DPRD Parimo, Chandra Setiawan, dalam rapat paripurna yang digelar di Parigi pada Senin, 16 Juni 2025, menyampaikan keprihatinannya terkait penerapan sistem kartu akses bagi tamu yang ingin masuk ke kantor bupati.

“Beberapa minggu terakhir, untuk masuk ke Kantor Bupati Parimo harus menggunakan kartu akses. Kebijakan ini tidak diberlakukan pada masa kepala daerah sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Chandra, pembatasan tersebut dapat mengikis simpati publik terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik. Bahkan, lanjutnya, kebijakan ini bisa membentuk citra negatif, seolah Bupati yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat justru menjadi eksklusif setelah menjabat.

“Selama 20 tahun menjadi anggota DPRD Provinsi, beliau dikenal sebagai sosok yang merakyat. Kini, muncul kesan sebaliknya,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, persoalan ini telah disampaikan dalam rapat dengar pendapat antara DPRD dan Sekretariat Daerah (Setda) Parimo. Ia menilai, bila pembatasan hanya diberlakukan di pintu ruang kerja Bupati, hal itu masih bisa dimaklumi. Namun, penerapan di pintu depan kantor dinilai berlebihan.

Chandra pun meminta agar kebijakan tersebut dievaluasi. “Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan hal serupa kepada kami. Mereka merasa kecewa karena Bupati yang dikenal dekat dengan rakyat tiba-tiba terkesan menjauh,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Parimo, H. Erwin Burase, menyatakan bahwa dirinya justru baru mengetahui adanya pembatasan akses tersebut. Ia menegaskan tidak pernah menginstruksikan pembatasan dan tidak setuju jika masyarakat dipersulit untuk bertemu dengannya.

“Keinginan masyarakat untuk bertemu tidak boleh dibatasi. Saya justru senang berdiskusi langsung dengan mereka demi mendapatkan masukan dalam pembangunan daerah,” kata Erwin.

Namun demikian, ia meminta agar waktu kunjungan masyarakat dapat diatur dengan baik. “Tidak perlu pembatasan, tapi waktunya diatur. Di rumah jabatan pun boleh, meski tidak 1×24 jam, karena saya juga butuh waktu istirahat,” imbuhnya.

Erwin juga menyampaikan agar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak melakukan kunjungan ke rumah jabatan, kecuali masyarakat.

“Ini memang belum saya sampaikan secara resmi, tapi ke depan, kepala OPD dan ASN cukup bertemu di kantor saja,” pungkasnya.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Parimo Merespons Dampak Survei Seismik di Teluk Tomini

    Bupati Parimo Merespons Dampak Survei Seismik di Teluk Tomini

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, merespons keluhan nelayan terkait pemutusan sejumlah rumpon di perairan Teluk Tomini yang diduga akibat aktivitas Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore oleh perusahaan akuisisi seismik di wilayah tersebut. Bupati Erwin Burase mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo telah mempertemukan pihak perusahaan dan perwakilan nelayan dalam sebuah rapat resmi […]

  • Ratna Dewi Pettalolo: Menjadi Penyelenggara Pemilu adalah Pilihan Moral, Bukan Sekadar Jabatan

    Ratna Dewi Pettalolo: Menjadi Penyelenggara Pemilu adalah Pilihan Moral, Bukan Sekadar Jabatan

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Dr. Ratna Dewi Pettalolo, mengingatkan bahwa pilihan menjadi penyelenggara pemilu bukan sekadar soal jabatan, tetapi keputusan moral yang menuntut integritas, pengendalian diri, dan kesiapan mempertanggungjawabkan amanah demokrasi. ”Menjadi penyelenggara pemilu merupakan pilihan sadar, bukan paksaan. Oleh karena itu, setiap konsekuensi yang melekat pada jabatan tersebut […]

  • Bupati Parimo Dorong Produksi Udang Vaname, KKP Siapkan Dukungan Ekspor

    Bupati Parimo Dorong Produksi Udang Vaname, KKP Siapkan Dukungan Ekspor

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, bawainfo.id – Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya, khususnya udang vaname, mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi resmi antara Pemda Parimo Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Selasa (21/10/2025), di Gedung Ditjen Perikanan Budidaya, Jakarta. Bupati Parimo Erwin Burase, S.Kom […]

  • Membangun dari Desa, Parimo Usulkan Program Inovatif di Kemensos RI

    Membangun dari Desa, Parimo Usulkan Program Inovatif di Kemensos RI

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memimpin langsung audiensi ke Kementerian Sosial RI, Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Parigi Moutong memaparkan program strategis Gerbang Desa(Gerakan Membangun dari Desa) sebagai model penanggulangan kemiskinan sekaligus pemberdayaan wilayah tertinggal. Selasa, 29 Juli 2025Di Jakarta. Turut mendampingi Bupati, Sekda Zulfinasran, Plt. Kadis Sosial Try Nugrah Adiyarta, serta […]

  • PETI Kayuboko Kembali Beroperasi, Diduga Dibackup “Orang Kuat”

    PETI Kayuboko Kembali Beroperasi, Diduga Dibackup “Orang Kuat”

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong kembali menunjukkan aktivitas dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari markas Polres Parimo, aktivitas di lokasi PETI tersebut belum dilakukan penindakan, padahal aktivitas yang dilakukan semakin terang-terangan. Seorang warga Desa Kayuboko yang enggan […]

  • Nelayan Asal Ampibabo Hilang Selama Sepekan Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat

    Nelayan Asal Ampibabo Hilang Selama Sepekan Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PARIMO, Bawainfo.id – Di kabarkan hilang sejak pekan lalu, Moh. Fikram (21) nelayan asal Desa Ampibabo Utara, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan hari Rabu, (12/2/25). “Pada pukul 07.00 WITA, Tim SAR gabungan melakukan brefing dan melanjutkan pencarian terhadap korban dengan membagi tim menjadi 2 […]

expand_less