Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemekaran DOB Tomini Raya dan Moutong Masuk Daftar, Tapi Masih Terkendala Moratorium

Pemekaran DOB Tomini Raya dan Moutong Masuk Daftar, Tapi Masih Terkendala Moratorium

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

PARIMO, bawainfo.id – Harapan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong untuk memiliki Daerah Otonomi Baru (DOB) kian mendekati kenyataan. Dua wilayah calon DOB, yakni Tomini Raya dan Moutong, telah masuk dalam daftar resmi usulan di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri). Namun, realisasi pemekaran masih terganjal moratorium yang belum dicabut oleh Presiden RI.

Hal tersebut ditegaskan Anggota Komisi II DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, saat menghadiri kegiatan di Parigi, Selasa, 17 Juni 2025.

Ia menyatakan bahwa Komisi II bersama Kemendagri sudah bersepakat untuk menyurat secara resmi kepada Presiden Prabowo Subianto agar mencabut moratorium pemekaran daerah.

“Saya kira DOB ini tinggal menunggu saja. Kami di Komisi II dan Kemendagri sudah sepakat untuk mengajukan permintaan pencabutan moratorium kepada Presiden,” ujar Longki kepada awak media.

Namun demikian, ia mengklarifikasi bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait pencabutan moratorium tersebut. Longki menyayangkan informasi keliru yang beredar di masyarakat, seolah-olah pemekaran sudah pasti terjadi dan Parigi Moutong tidak termasuk dalam daftar.

“Itu salah kaprah. Moratorium belum dicabut. Bahkan daftar yang beredar itu keliru, karena mencantumkan nama-nama tanpa dasar resmi. Parigi Moutong tetap masuk daftar usulan di Kemendagri,” tegasnya.

Longki menjelaskan bahwa kewenangan pencabutan moratorium berada sepenuhnya di tangan Presiden. Komisi II DPR RI dan Kemendagri hanya bisa mengusulkan dan memberikan rekomendasi.

Ia juga meminta Pemkab Parigi Moutong dan seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif mengawal dan menyuarakan aspirasi ini, agar mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Saya bukan tim verifikasi, ya. Ada tim ahli DOB yang nanti menilai kelayakan setiap usulan. Jadi meskipun sudah masuk daftar, jangan diam saja. Terus kawal,” ujarnya.

Longki mengingatkan bahwa saat ini hanya daerah-daerah tertentu seperti wilayah perbatasan yang dapat dimekarkan berdasarkan pengecualian moratorium, seperti Jayapura di Papua.
“Yang saya tahu, statusnya masih moratorium. Untuk sekarang, daerah yang bisa dimekarkan hanya wilayah khusus seperti perbatasan negara,” pungkasnya.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Parimo Teken PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah

    Pemda Parimo Teken PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Parimo, Bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menghadiri secara daring kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah (OP4D), Rabu (15/10/2025). Kegiatan yang digelar secara hybrid oleh Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan itu diikuti oleh ratusan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Dari Parigi Moutong, kegiatan diikuti […]

  • Sekolah Rakyat Terpadu Siap Hadir di Pelosok Parigi Moutong, Akses Pendidikan Lebih Dekat dan Merata

    Sekolah Rakyat Terpadu Siap Hadir di Pelosok Parigi Moutong, Akses Pendidikan Lebih Dekat dan Merata

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), tengah menyiapkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan pendidikan di wilayah terpencil. Melalui konsep Sekolah Rakyat Terpadu, pemda berencana membangun fasilitas pendidikan lengkap dari jenjang TK hingga SMA dalam satu kawasan terpadu yang menyasar desa-desa sulit dijangkau. “Untuk Sekolah Rakyat, tetap dikoordinasikan oleh Bappelitbangda karena kami yang mengoordinasikan […]

  • Dinkes Parimo Mendukung Penuh 23 Puskesmas Menuju Penerapan BLUD

    Dinkes Parimo Mendukung Penuh 23 Puskesmas Menuju Penerapan BLUD

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong (Parimo), terus memberikan pendampingan ke 23 puskesmas menuju penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kami juga  membentuk tim, untuk mendampingi 23 puskesmas menuju penerapan BLUD,” kata Plt Dinkes Parimo, I Gede Widiadha di Parigi, Selasa, 25/3/25. Pendampingi secara menyeluruh ini, menurutnya, karena pihaknya tidak menetapkan atau menentukan […]

  • Somay Taman Masigi, Jajanan Favorit Warga dan Pengendara yang Melintas

    Somay Taman Masigi, Jajanan Favorit Warga dan Pengendara yang Melintas

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Setiap sore, Taman Hasan Bahasyuan atau yang lebih dikenal dengan Taman Masigi, selalu ramai dipadati pengunjung. Salah satu daya tarik utamanya adalah jajanan somay yang kini menjadi favorit warga maupun pengendara yang singgah melepas penat di pusat kota Parigi. Di taman ini, jajanan somay menjadi primadona. Harganya terjangkau, mulai dari Rp1.000 untuk […]

  • Wujud Moderasi Beragama, GPID di Desa Kembangsari Diresmikan

    Wujud Moderasi Beragama, GPID di Desa Kembangsari Diresmikan

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Gedung baru Gereja Protestan di Indonesia Donggala (GPID) “Alif dan Ya” di Desa Kembangsari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Peresmian tersebut menjadi momen penuh makna yang memperkuat semangat kebersamaan umat lintas iman di Sulawesi Tengah. Minggu, 13 Juli 2025. Acara pentahbisan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Gubernur […]

  • Pertemuan Rapat Tambang Ilegal Wabup Parimo Minta Wartawan Keluar Dari Ruangan

    Pertemuan Rapat Tambang Ilegal Wabup Parimo Minta Wartawan Keluar Dari Ruangan

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Rapat Pemerintah Daerah Parigi Moutong (Parimo) membahas persoalan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Ruang Rapat Bupati, Senin (20/10/2025), mendadak digelar tertutup. Wakil Bupati Parimo Abdul Sahid memerintahkan sejumlah wartawan yang sudah berada di dalam ruangan untuk keluar sebelum rapat dimulai. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.45 WITA. Sebelumnya, sejumlah wartawan dari Tribun, […]

expand_less