Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi MoutongSulawesi Tengah

Kopdes Merah Putih, Solusi Ekonomi dari Desa untuk Indonesia

×

Kopdes Merah Putih, Solusi Ekonomi dari Desa untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini
Wakili Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, Bersama Sejumlah Kepala OPD. Senin, 21 Juli 2025.(Foto:Diskominfo Perigi Moutong)

DONGGALA, bawainfo.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, mengikuti secara virtual peluncuran nasional program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, yang berlangsung di Desa Budimukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Senin, 21 Juli 2025.

Program kolaboratif ini diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia sebagai langkah nyata membangun kedaulatan ekonomi berbasis desa.

Example 300x600

Peluncuran nasional ini ditandai dengan sambutan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari Asta Cita ke-6 pemerintahannya, yaitu menggerakkan ekonomi lokal dari desa sebagai fondasi pengentasan kemiskinan.

“Kopdes Merah Putih bukan sekadar koperasi, melainkan alat kedaulatan ekonomi rakyat desa. Ia akan memperkuat akses pangan, kesehatan, dan distribusi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada rentenir,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutan virtualnya.

Program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang hadir langsung di lokasi peluncuran. Dalam sambutannya, ia menyebut koperasi sebagai “rumah ekonomi rakyat” yang terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyambut antusias program ini. Wakil Bupati Abdul Sahid menyatakan komitmen Pemkab dalam mendukung penuh keberhasilan Kopdes Merah Putih melalui koordinasi lintas sektor, pelatihan masyarakat, serta pendampingan teknis berkelanjutan.

“Kami akan pastikan koperasi yang terbentuk benar-benar mandiri dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar program, tapi tonggak baru pembangunan ekonomi desa,” tegas Wabup Abdul Sahid.

Secara nasional, sebanyak 80.000 Kopdes Merah Putih akan dibentuk secara bertahap. Sebanyak 103 koperasi model (mock up) telah dipersiapkan sebagai percontohan yang akan direplikasi di seluruh Indonesia.

Koperasi ini dirancang menjadi pusat layanan desa yang mencakup kebutuhan pokok (sembako), simpan pinjam, klinik kesehatan, penyimpanan dingin (cold storage), hingga layanan logistik desa.

Dengan sinergi pusat dan daerah, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak utama perekonomian desa yang inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *