Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Market Day TK Negeri 1 Parigi Jadi Sarana Pembelajaran Karakter Berbasis Pengalaman Nyata

Market Day TK Negeri 1 Parigi Jadi Sarana Pembelajaran Karakter Berbasis Pengalaman Nyata

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

PARIMO, bawainfo.idTK Negeri 1 ParigiKabupaten Parigi Moutong (Parimo)menanamkan nilai-nilai karakter pada anak sejak usia dini melalui kegiatan Market Day sebagai puncak dari dua pekan pembelajaran kokurikuler yang dikemas secara kontekstual dan berbasis pengalaman nyata.

“Pada kegiatan Market Day TK Negeri 1 Parigi, kami mengusung tema Belajar Berwirausaha Sejak Usia Dini. Kegiatan ini merupakan puncak dari dua pekan pembelajaran kokurikuler yang kita sudah ajarkan keanak terkait 7 Kebiasaan Anak Sehat, ungkap Kepala Sekolah TK Negeri 1 Parigi, Olivia Rishanty, di Parigi, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, mengingat anak-anak masih berada pada fase fondasi, pembelajaran yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan semata, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai karakter yang dipadukan dengan pembelajaran kontekstual.

“Melalui kegiatan ini, banyak nilai yang kami tanamkan kepada anak-anak. Pembelajaran tidak hanya sebatas teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak,” ujarnya.

Kata dia, kegiatan Market Day tersebut, terdapat sejumlah tujuan utama yang ingin dicapai. Pertama adalah kemandirian anak, di mana anak belajar melakukan sesuatu dengan usaha sendiri.

Kedua, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap peran yang dijalani maupun barang yang dijual. Ketiga, melatih kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi, baik sebagai pembeli maupun sebagai penjual.

”Keempat, pengenalan nilai mata uang sebagai bagian dari pembelajaran matematika sederhana,” ucapnya.

Pengenalan numerasi tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan saat kegiatan kokurikuler, tetapi juga telah diterapkan sejak awal dalam kegiatan intrakurikuler. Setiap hari, pembelajaran literasi dan numerasi disisipkan, mulai dari mengenal angka, bilangan, nilai mata uang, hingga praktik transaksi sederhana.

“Harapannya, ketika anak melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, mereka sudah memiliki fondasi awal bahwa nilai uang bukan sekadar angka, tetapi memiliki nilai nyata, seperti seribu, dua ribu, hingga lima ribu rupiah,” jelasnya.

Dalam praktik Market Day, anak-anak juga dilatih melakukan penjumlahan serta berpikir kritis. Contohnya, saat harga kue Rp3.000 dan dibayar dengan uang Rp5.000, anak diajak berpikir dan menghitung uang kembalian. Dari situ, anak belajar konsep pengurangan sekaligus memahami transaksi secara nyata.

“Nilai-nilai inilah yang kami tanamkan, bahwa anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pembangunan karakter. Pembelajaran interaktif seperti ini tidak hanya dilakukan saat Market Day, karena setiap hari kami terapkan di sekolah,” tambahnya.

Pihak sekolah juga mengaku bersyukur atas antusiasme orang tua yang sangat tinggi. Suasana Market Day bahkan terasa ramai seperti kios-kios saat bulan Ramadan. Orang tua terlihat aktif berbelanja sekaligus mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga memanfaatkan momen ini untuk melihat langsung kemampuan anak dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang dewasa. Selama ini mereka lebih banyak berinteraksi dengan teman sebaya, dan melalui Market Day ini mereka belajar berkomunikasi dengan orang dewasa,” katanya.

Dari hasil pengamatan, kemampuan anak menunjukkan perkembangan yang beragam. Ada yang tampil percaya diri, ada pula yang masih malu-malu, namun seluruhnya dinilai sebagai bagian dari proses belajar dan tumbuh kembang anak.

Kegiatan Market Day di TK Negeri 1 Parigi sendiri rutin dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat kolaborasi dan sinergi antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di keluarga.

“Kami, saya sebagai kepala sekolah dan seluruh dewan guru, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua atas dukungan luar biasa, mulai dari menyiapkan makanan dan minuman hingga mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung,” ucapnya.

Melalui Market Day, anak-anak memperoleh pembelajaran yang bermakna karena dirancang secara kontekstual dan sesuai dengan realitas lingkungan anak. Pendekatan ini telah diterapkan secara konsisten di TK Negeri 1 Parigi dalam beberapa tahun terakhir.

Semangat dan antusiasme orang tua tersebut juga menjadi motivasi besar bagi para pendidik untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi perkembangan anak.

Ke depan, pihak sekolah berharap penanaman karakter anak dapat terus tumbuh dengan baik melalui kerja sama yang berkelanjutan antara sekolah dan orang tua, sehingga pembiasaan positif tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di rumah.

“Harapan kami, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, bertanggung jawab, mampu bersosialisasi, serta memiliki bekal awal untuk belajar berwirausaha sejak usia dini,” pungkasnya.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Jalur Mandiri, Mahasiswa Parimo Ikut Ikut Seleksi Poltekesos

    Lewat Jalur Mandiri, Mahasiswa Parimo Ikut Ikut Seleksi Poltekesos

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Sebanyak 24 calon mahasiswa baru asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengikuti seleksi ujian tulis masuk Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung. Ujian berlangsung pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong. Sekretaris Senat Poltekesos, Dr. Epi Supiadi, M.Si, menjelaskan bahwa ujian tulis ini merupakan bagian dari tahapan […]

  • Parimo Dapat Jatah Rehabilitasi 23 Sekolah dari Pusat

    Parimo Dapat Jatah Rehabilitasi 23 Sekolah dari Pusat

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Sebanyak 23 sekolah di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dipastikan masuk dalam Program Revitalisasi Bangunan Sekolah Tahun Anggaran 2025. Program ini akan menyasar satuan pendidikan mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sunarti, menjelaskan bahwa daftar […]

  • Kapolres dan Bupati Parimo Tak Bersikap soal PETI

    Kapolres dan Bupati Parimo Tak Bersikap soal PETI

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Parimo, bawainfo.id – Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Parigi Moutong kian memantik sorotan publik. Meski Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Agus Nugroho, menegaskan sikap tegas memerangi segala bentuk aktivitas ilegal, namun di tingkat daerah komitmen itu dinilai belum terlihat jelas. “Kita anti ilegalitas di seluruh wilayah Sulteng. Terkait Parigi Moutong, sudah saya sampaikan […]

  • Satuan Pendidikan di Parimo Akan Menggunakan E-Ijazah

    Satuan Pendidikan di Parimo Akan Menggunakan E-Ijazah

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan mulai menggunakan Elektronik Ijasah (E-Ijazah) pada tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang. “Penerapan menggunakan E-Ijazah berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 58 2024 tentang Ijazah Digital,”  ungkap Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Maysita, ditemui Rabu 19 Maret […]

  • Parigi Moutong Dapat Dukungan Penuh  Pemprov Sulteng di Musrenbang RKPD 2026

    Parigi Moutong Dapat Dukungan Penuh  Pemprov Sulteng di Musrenbang RKPD 2026

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    PALU, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerima bantuan sarana produksi pertanian (Saprodi) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Anwar Hafid kepada Pj. Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sulteng Tahun 2026, yang digelar di Aula Bappeda Sulteng. Senin, 14 April 2025. […]

  • Forum Kepala Desa Bantaran Sungai di Dua Kecamatan Akan Lakukan Demo Tolak Tambang Ilegal

    Forum Kepala Desa Bantaran Sungai di Dua Kecamatan Akan Lakukan Demo Tolak Tambang Ilegal

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PARIMO, Bawainfo.id – Dalam pernyataannya, Thamrin Hasan menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk mendesak Menutup aktivitas penambangan emas ilegal yang telah merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan masyarakat. Dengan mengerahkan seribu masa aksi dari Sembilan Desa di Kecamatan Moutong dan Kecamatan Taopa berencana menggelar aksi besar-besaran untuk menutup akses ke beberapa titik strategis, seperti Jembatan Taopa, […]

expand_less