Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » PETI Merajalela, Pemodal Tak Tersentuh APH Dipertanyakan

PETI Merajalela, Pemodal Tak Tersentuh APH Dipertanyakan

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

PARIMO, bawainfo.id — Operasi penyisiran Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang digencarkan jajaran Polda Sulawesi Tengah di Kabupaten Parigi Moutong kini menuai sorotan tajam publik. Alih-alih menimbulkan efek jera, rangkaian razia tersebut justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Pasalnya, meski keberadaan alat berat dan aktivitas tambang ilegal disebut terlihat jelas di sejumlah lokasi, tidak satu pun pelaku utama maupun pemodal yang dilaporkan berhasil diamankan. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa operasi penegakan hukum tersebut telah bocor sebelum aparat tiba di lokasi.

Situasi lapangan yang kerap mendadak sunyi setiap kali petugas datang semakin menguatkan kecurigaan publik. Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya bahkan mengungkapkan dugaan keterlibatan oknum dalam operasi tersebut.

“Di Desa Karya Mandiri, justru ada oknum Tim Polda yang terlihat berjalan bersama Gusti dan Ipai, yang diketahui sebagai pengumpul fee 12 persen dari penambang ilegal, naik ke lokasi tambang. Bukannya ditangkap,” ungkap sumber tersebut.

Fenomena yang dinilai sekadar “gertak sambal” ini memperkuat spekulasi adanya permainan di balik layar, termasuk dugaan keterlibatan oknum Aparat Penegak Hukum (APH). Sulit bagi nalar publik menerima fakta bahwa operasi berskala besar berakhir tanpa hasil signifikan, tanpa adanya indikasi kebocoran informasi atau koordinasi yang sengaja dilemahkan.

Kabupaten Parigi Moutong yang kaya potensi emas kini justru menjadi saksi bisu kerusakan lingkungan yang kian masif akibat aktivitas PETI.

Di balik kerusakan tersebut, publik menduga adanya jaringan kepentingan kuat yang menjaga keberlangsungan tambang ilegal.

Kegagalan menciduk para pelaku utama dinilai semakin mengikis kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Jika operasi hanya bersifat seremonial tanpa tindakan tegas dan transparan, maka wibawa kepolisian di mata publik Sulawesi Tengah dikhawatirkan berada di titik nadir.

Masyarakat kini menanti langkah nyata, bukan sekadar patroli formalitas. Dugaan keterlibatan oknum APH tidak lagi sekadar isu liar jika tidak dijawab dengan penangkapan, proses hukum terbuka, dan reformasi internal yang serius.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Sulawesi Tengah terkait hasil operasi penyisiran PETI di Parigi Moutong. Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, yang dikonfirmasi sejumlah media melalui pesan WhatsApp, juga belum memberikan tanggapan.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Durian Parigi Moutong  Tembus Pasar China

    Durian Parigi Moutong  Tembus Pasar China

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Tiongkok, Xi Jinping, telah menandatangani protokol ekspor durian beku Indonesia ke negeri China, 25 Mei 2025 di Jakarta. Dibalik megahnya seremoni ini, kebanggaan justru terasa paling kuat di Kabupaten Parigi Moutong yang ditunjuk sebagai tuan rumah ekspor perdana tersebut. Durian Parigi Moutong siap menembus […]

  • Pj Bupati Titip Do’a Untuk Daerah Kepada 197 Calon Jemaah Haji Parimo

    Pj Bupati Titip Do’a Untuk Daerah Kepada 197 Calon Jemaah Haji Parimo

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Azis Mewakili Pj Bupati Parigi Moutong dalam acara pelepasan Jamaah haji Sebanyak 197 calon jemaah haji, didampingi 1 Tenaga Kesehatan Haji Daerah (TKHD), 1 Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan 1 Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (PIHI) yang bertempat di gedung auditorium kantor bupati parigi moutong, Selasa, 20 Mei […]

  • Satuan Pendidikan di Parimo Akan Menggunakan E-Ijazah

    Satuan Pendidikan di Parimo Akan Menggunakan E-Ijazah

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan mulai menggunakan Elektronik Ijasah (E-Ijazah) pada tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang. “Penerapan menggunakan E-Ijazah berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 58 2024 tentang Ijazah Digital,”  ungkap Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Maysita, ditemui Rabu 19 Maret […]

  • Parigi Moutong Targetkan 50 Bidang Aset Tersertifikasi pada 2025

    Parigi Moutong Targetkan 50 Bidang Aset Tersertifikasi pada 2025

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong menargetkan sebanyak 50 bidang aset milik pemerintah akan disertifikatkan pada tahun 2025. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Zulfinasran saat mengikuti Rapat Koordinasi Upaya Percepatan Sertifikasi Aset Pemerintah Daerah di Wilayah Sulawesi Tengah secara virtual, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Kamis (8/5/2025). Dalam paparannya, Sekda […]

  • Disdikbud Parimo Tekan Angka Putus Sekolah, 10 Ribu Anak Kembali Mengenyam Pendidikan

    Disdikbud Parimo Tekan Angka Putus Sekolah, 10 Ribu Anak Kembali Mengenyam Pendidikan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sunarti, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di daerah tersebut mendapatkan akses pendidikan. “Kedepan, tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak menikmati pendidikan,” ujar Sunarti kepada wartawan usai pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Parigi, […]

  • Tiga Hari Rumah Gelap, Warga Mertasari Ditemukan Tak Bernyawa

    Tiga Hari Rumah Gelap, Warga Mertasari Ditemukan Tak Bernyawa

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Suasana Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, mendadak heboh setelah warga menemukan seorang perempuan berinisial KS meninggal dunia di rumahnya, Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 18.00 WITA. Penemuan itu terjadi setelah tiga hari rumah korban tampak gelap tanpa aktivitas. Kepala Desa Mertasari, Iswan, mengungkapkan awal mula penemuan ketika kepala dusun melaporkan kecurigaan […]

expand_less