Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Satu Nama Diduga Pengendali Utama  PETI Di Desa Buranga

Satu Nama Diduga Pengendali Utama  PETI Di Desa Buranga

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

PARUMO, bawainfo.id — Praktik
Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, kembali menjadi sorotan tajam publik. Hasil investigasi dan penelusuran informasi di lapangan mengungkap adanya satu nama yang disebut-sebut sebagai aktor intelektual sekaligus pengendali utama aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.

Sosok itu dikenal dengan sapaan Reni. Kehadirannya di Buranga memicu perbincangan hangat di tengah masyarakat dan kalangan media lokal.

Perempuan yang disebut berasal dari Jawa Barat tersebut diduga memiliki kendali penuh atas alur operasional hingga distribusi hasil tambang emas di lokasi yang seharusnya dilindungi dari aktivitas ilegal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peran Reni tidak hanya sebatas pemodal. Ia juga dikabarkan mengatur ritme kerja alat berat serta mengoordinasikan aktivitas para pekerja di tingkat lapangan.

Seorang sumber lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa dominasi Reni dalam bisnis ilegal itu telah berlangsung cukup lama.

“Hampir semua kegiatan di lokasi tambang sekarang berada di bawah kendalinya. Dia bisa dibilang penguasa tunggal yang mengatur segalanya.

Sebelumnya memang ada beberapa nama, tapi sekarang sudah berhenti,” ujar sumber tersebut kepada wartawan.
Keterlibatan sejumlah pihak, termasuk yang berasal dari luar Sulawesi Tengah, turut menambah kompleksitas persoalan pengelolaan sumber daya alam secara ilegal di Buranga.

Kondisi ini dikhawatirkan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial serta menyulitkan upaya penegakan hukum.

Hingga saat ini, aktivitas penambangan emas di lokasi tersebut dilaporkan masih berlangsung. Hal ini memunculkan tanda tanya besar terkait efektivitas pengawasan dan penindakan hukum oleh aparat berwenang.

Masyarakat pun mendesak agar dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap operasi tambang ilegal tersebut beserta pihak-pihak yang terlibat.

Jika dibiarkan berlarut-larut, praktik PETI di Buranga berisiko menimbulkan kerugian negara serta membahayakan keselamatan warga akibat kerusakan lingkungan yang terus terjadi.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Minggu, 21 Des 2025. Reni mengakui dirinya baru sekitar empat bulan mengelola tambang emas di Buranga.
“Baru empat bulan lebih saya mengelola tambang Buranga, alat saya tiga,” ujarnya singkat.

Namun, keterangan tersebut bertolak belakang dengan informasi warga setempat yang menyebut Reni telah beroperasi di tambang ilegal Buranga selama bertahun-tahun.

Ketika wartawan kembali mencoba memastikan lamanya aktivitas tersebut, jawaban Reni berubah dan terkesan menghindar.

“Saya kan tadi ditanya berapa lama, mau empat bulan atau lima atau enam bulan, apa urusannya? Saya sedang menyetir bawa mobil, tidak ada sopir,” katanya ketus sebelum memutus sambungan telepon.

Reni kemudian melanjutkan komunikasi melalui pesan singkat dengan mempertanyakan mengapa wartawan tidak menanyakan hal serupa kepada pengusaha tambang lainnya. Namun saat ditanya kembali siapa saja pengusaha yang dimaksud, Reni tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Penanganan kasus penambangan emas ilegal di Buranga kini menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum di Parigi Moutong. Penindakan tegas dinilai penting guna memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai aturan serta mencegah eksploitasi yang mengabaikan dampak sosial dan lingkungan.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Kades Meminta Hentikan Aktifitas Tambang Ilegal Di Kecamatan Moutong

    Enam Kades Meminta Hentikan Aktifitas Tambang Ilegal Di Kecamatan Moutong

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PARIMO, Bawainfo.id – Diketahui saat ini ada enam Kepala Desa atau Kades di Kecamatan Moutong dan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, menolak keras Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut, dengan membuat petisi yang ditanda tangan secra bersama untuk diserahkan pada pihak pemerintah terkait.Enam Desa yang terancam dan Menolak Keras serta menerima dampak dari PETI […]

  • Bupati Parimo Buka Sosialisasi Permendikdasmeng 7/2025, Tegaskan Penguatan Kepemimpinan Sekolah

    Bupati Parimo Buka Sosialisasi Permendikdasmeng 7/2025, Tegaskan Penguatan Kepemimpinan Sekolah

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, resmi membuka Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmeng) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati pada Rabu (26/11/2025). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa terselenggaranya sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu […]

  • Meminta Kepada Seluruh ASN Menjaga Netralitas dan Profesionalisme Jelang PSU

    Meminta Kepada Seluruh ASN Menjaga Netralitas dan Profesionalisme Jelang PSU

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Pemerintah Daerah (Pemda) terus melakukan langkah-langkah antisipatif demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Disampaikan Sekda saat membuka Rapat Koordinasi Forkopimda dan Forkopimcam tingkat Kabupaten Parigi Moutong yang berlangsung di Lantai II Kantor Bupati, Kamis (10/4/2025). Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, […]

  • IPLT Dibatalkan, Akses Jalan ke TPA Segera Dibenahi

    IPLT Dibatalkan, Akses Jalan ke TPA Segera Dibenahi

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, resmi membatalkan rencana pembangunan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) yang sebelumnya direncanakan berlokasi di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah. Keputusan tersebut disampaikan usai pertemuan antara Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Parigi Moutong dengan warga Desa Jononunu pada Rabu, 18 Juni 2025. Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran […]

  • OJK dan APDURIN Gelar Rapat Bersama Pemda Parimo Bahas Rencana Kerjasama Ekspor Durian

    OJK dan APDURIN Gelar Rapat Bersama Pemda Parimo Bahas Rencana Kerjasama Ekspor Durian

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Dalam upaya meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong memfasilitasi rapat koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Petani Durian Indonesia (Apdurin), serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membahas rencana kerja sama antara petani durian dengan pihak perbankan guna mendukung kemajuan sektor […]

  • Bupati Parimo Hadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III dan Pembukaan Masa Sidang I DPRD

    Bupati Parimo Hadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III dan Pembukaan Masa Sidang I DPRD

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda penutupan masa persidangan III Tahun Sidang 2024-2025 sekaligus pembukaan masa persidangan I Tahun Sidang 2025-2026. Rapat berlangsung di ruang rapat DPRD setempat, Kamis (4/9/2025), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Tonggiroh. “Saya mengucapkan terima kasih […]

expand_less