Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

HUT ke-38 WHDI Parimo, Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Peremuan dalam Pembangunan Daerah

×

HUT ke-38 WHDI Parimo, Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Peremuan dalam Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga saat disambut panitia dan pengurus WHDI pada peringatan HUT ke-38 WHDI Kabupaten Parigi Moutong di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Minggu (15/2/2026).

PARIMO, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) ke-38 Kabupaten Parigi Moutong yang dirangkaikan dengan penyambutan peringatan Hari Kartini 21 April mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Minggu (15/2/2026).

Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Enang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Soviana, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

Example 300x600

Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Bupati menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-38 kepada seluruh keluarga besar WHDI.

“Semoga organisasi ini semakin maju, solid, dan terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pelestarian nilai budaya, serta penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati menilai peringatan yang dirangkaikan dengan menyambut Hari Kartini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi, harkat, martabat, dan kemajuan perempuan Indonesia.

Menurutnya, semangat Kartini harus terus dikobarkan guna mendorong perempuan menjadi lebih berdaya, mandiri, berpendidikan, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan nilai luhur budaya dan ajaran agama.

Ia menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Dalam lingkup keluarga, perempuan merupakan pendidik pertama dan utama bagi generasi penerus. Sementara dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, perempuan berperan sebagai agen perubahan yang menghadirkan kesejukan, keteladanan, serta kekuatan moral.

“Karena itu, pemberdayaan perempuan merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi peran aktif WHDI Kabupaten Parigi Moutong yang selama ini berkontribusi dalam pembinaan umat, penguatan nilai keagamaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mendukung program pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh perempuan, khususnya yang tergabung dalam WHDI, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri, memperkuat solidaritas organisasi, serta menjunjung tinggi nilai dharma dalam setiap pengabdian.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga menyampaikan bahwa tema kegiatan, “Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Tengah yang menekankan dua program prioritas, yakni Berani Sehat dan Berani Sejahtera.

“Dari sembilan program Berani, ada dua yang relevan dengan kegiatan ini, yaitu Berani Sehat dan Berani Sejahtera. Jika kita bicara Berani Sehat, saya mengajak ibu-ibu sekalian untuk rajin ke posyandu, karena posyandu melayani semua kelompok usia, dari bayi hingga lansia,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan rutin di posyandu sangat penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

Ketua WHDI Kabupaten Parigi Moutong, Ni Wayan Lelli Pariani, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemda yang telah mendukung dan memeriahkan kegiatan tersebut. Ia juga menyatakan kesiapan WHDI untuk terus meningkatkan sinergi dalam membangun kualitas sumber daya manusia perempuan Hindu di Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *