Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi MoutongParlemen

DPRD Parimo Gelar Paripurna, Wabup Sampaikan Penjelasan LKPJ 2025

×

DPRD Parimo Gelar Paripurna, Wabup Sampaikan Penjelasan LKPJ 2025

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Pemda Parimo) mencatat sejumlah capaian pembangunan yang melampaui target pada Tahun Anggaran 2025. Di antaranya, Indeks Reformasi Birokrasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan prevalensi stunting, hingga angka kemiskinan. Capaian tersebut disampaikan dalam penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong (DPRD Parimo).

Penjelasan Bupati dibacakan oleh Wakil Bupati Parigi Moutong dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat DPRD Parimo, Selasa (7/4/2026).

Example 300x600

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa LKPJ Tahun Anggaran 2025 disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah. Dokumen tersebut mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2024–2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif.

Pada Tahun 2025, Pemda Parimo mengusung tema pembangunan “Penguatan Pelayanan Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Berbasis Kawasan.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah prioritas pembangunan yang meliputi reformasi birokrasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi unggulan, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Secara umum, kinerja pembangunan daerah pada Tahun 2025 berada pada kategori berhasil hingga sangat berhasil, meskipun masih terdapat sejumlah indikator yang memerlukan peningkatan.

Beberapa indikator kinerja utama yang berhasil melampaui target antara lain Indeks Reformasi Birokrasi terealisasi sebesar 56,48 poin, melampaui target 44 poin. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 69,48, melampaui target 68,77. Selain itu, prevalensi stunting berhasil ditekan menjadi 9,3 persen, jauh di bawah target 18,68 persen, sementara angka kemiskinan turun menjadi 13,51 persen, lebih baik dibanding target 14,10 persen.

Di sisi lain, Pemda Parimo mengakui masih terdapat sejumlah indikator yang belum mencapai target. Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah baru mencapai 65,36 dari target 75, pertumbuhan ekonomi tercatat 3,92 persen, masih di bawah target 5,01 persen, serta opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Menurut Wakil Bupati, berbagai indikator yang belum optimal tersebut akan menjadi perhatian sekaligus komitmen Pemda Parimo untuk terus melakukan perbaikan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap melalui sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif, berbagai capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya Kabupaten Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *