PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong memberikan apresiasi kepada Universitas Tadulako atas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 115 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi di Kecamatan Kasimbar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Kasimbar, Sabtu (18/4/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan Universitas Tadulako, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan penghargaan kepada Universitas Tadulako yang dinilai konsisten menjadikan KKN sebagai wadah pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga semangat perubahan, inovasi, dan pemberdayaan, sekaligus mengimplementasikan ilmu yang didapat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai tema KKN tahun ini, yakni Ketahanan Pangan, Literasi Digital Berbasis Potensi Lokal, serta Implementasi Eco Kampus Menuju Pembangunan Berkelanjutan, sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan desa saat ini.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi sarana penting untuk melihat sejauh mana program mahasiswa KKN berjalan serta manfaat yang dirasakan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan, ekonomi kreatif, hingga digitalisasi desa.
Wabup menambahkan, Pemda Parigi Moutong terus mendorong percepatan pembangunan melalui Program Gerbang Desa (Gerakan Membangun Desa) sebagai upaya mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
“Kecamatan Kasimbar memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta sumber daya manusia yang produktif. Melalui program KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu mendorong inovasi peningkatan hasil pertanian, pengembangan UMKM, pemasaran digital produk lokal, serta edukasi pentingnya teknologi informasi kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu mewujudkan semangat Eco Kampus melalui aksi nyata seperti gerakan kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, serta edukasi hidup sehat dan bersih kepada masyarakat.
Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi KKN merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa agar mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah ke tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar beradaptasi, membangun komunikasi dengan masyarakat, menjaga kedisiplinan, serta menghargai norma dan budaya lokal. Ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Prof. Amar berharap, program-program yang telah dijalankan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat meskipun masa pelaksanaan KKN akan segera berakhir.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong.




