Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Warga, Legislator PDI-P Fathia Bawa Bantuan hingga ke Pelosok

×

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Warga, Legislator PDI-P Fathia Bawa Bantuan hingga ke Pelosok

Sebarkan artikel ini
Fathia berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat saat menggelar reses masa persidangan tahun 2026 di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (21/04/2026). (Foto: Istimewa)

PARIMO, bawainfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fathia, melaksanakan rangkaian reses masa persidangan tahun 2026 di dua titik wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II, Selasa (21/04/2026).

Selain menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, legislator perempuan PDI Perjuangan tersebut juga melakukan aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga lanjut usia dan masyarakat kurang mampu di wilayah terpencil.

Example 300x600

Agenda pertama dilaksanakan di Dusun Taedo, Desa Tomoli Selatan, Kecamatan Toribulu. Untuk mencapai lokasi tersebut, Fathia harus menempuh jalur sempit dan ekstrem menggunakan sepeda motor karena akses jalan belum memungkinkan dilalui kendaraan roda empat.

Kedatangannya disambut Kepala Desa Tomoli Selatan, tokoh agama, dan masyarakat yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak di wilayah mereka.

Dalam dialog bersama warga, persoalan abrasi sungai menjadi keluhan utama masyarakat. Kondisi aliran sungai yang semakin melebar dinilai mengancam keselamatan pemukiman warga akibat tergerus arus air.

“Warga sangat mengharapkan pembangunan beronjong. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini sangat berbahaya karena arus sungai terus mengikis lahan pemukiman masyarakat,” ujar Fathia usai mendengarkan aspirasi warga.

Selain pembangunan beronjong, masyarakat Dusun Taedo juga mengusulkan perbaikan akses jalan desa serta bantuan bibit kakao guna menunjang produktivitas pertanian warga.

Usai melaksanakan reses di Toribulu, Fathia melanjutkan agenda kedua di Desa Maninili Barat. Pertemuan tersebut dihadiri pemerintah desa, tokoh perempuan, serta warga dari Dusun Padoma yang turut menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan.

Dalam kesempatan itu, masyarakat mengusulkan program listrik tenaga surya (PLTS), bantuan alat kuliner, pengadaan tenda besi, hingga bantuan bibit kakao untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Suasana haru mewarnai kegiatan ketika Fathia menyerahkan 21 paket sembako untuk para lansia serta bantuan kasur busa bagi warga kurang mampu di desa tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga mendatangi langsung rumah seorang lansia bernama Bapak Harjun untuk menyerahkan bantuan sembako dan kasur lipat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami tidak hanya datang untuk mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga berupaya hadir secara langsung untuk membantu meringankan beban warga. Untuk kondisi Bapak Harjun, saya juga sudah berkoordinasi dengan Plt Camat Tinombo Selatan agar dicarikan solusi jangka panjang,” tegasnya.

Melalui rangkaian reses tersebut, Fathia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai usulan masyarakat di tingkat legislatif sekaligus memastikan kehadiran wakil rakyat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *