PARIMO, bawainfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Serli, melaksanakan agenda reses masa persidangan tahun 2026 di Desa Tomini Utara, Kecamatan Tomini, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dihadiri Kepala Desa Tomini Utara, Ketua Tim Penggerak PKK, tokoh perempuan, serta masyarakat yang memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan sosial di lingkungan desa.
Dalam dialog bersama legislator PAN tersebut, ibu-ibu PKK Desa Tomini Utara secara kompak mengusulkan bantuan perlengkapan rumah tangga dan peralatan hajatan yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Beberapa kebutuhan yang disampaikan antara lain alat prasmanan, cangkir, tenda, piring lidi, dandang, hingga kompor seribu mata yang biasa digunakan warga saat menggelar acara syukuran maupun kegiatan kedukaan.
Menurut warga, ketersediaan fasilitas tersebut akan sangat membantu masyarakat karena dapat mengurangi biaya sewa perlengkapan saat mengadakan kegiatan sosial dan keagamaan di desa.
Menanggapi aspirasi tersebut, Serli menyatakan dukungannya terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sosial dan pemberdayaan perempuan di tingkat desa.
“Peralatan hajatan dan kebutuhan sosial seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat karena manfaatnya dirasakan langsung oleh banyak warga. Seluruh aspirasi dari ibu-ibu PKK Tomini Utara sudah saya catat dan akan saya perjuangkan agar dapat masuk dalam prioritas bantuan pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain menyerap aspirasi terkait fasilitas sosial, Serli juga berdialog bersama masyarakat mengenai peluang program pemberdayaan perempuan yang dapat menunjang ekonomi keluarga, khususnya bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Tomini.
Suasana reses berlangsung hangat dan penuh keakraban. Masyarakat berharap berbagai bantuan yang diusulkan dapat segera direalisasikan untuk mendukung kebutuhan sosial warga sehari-hari.
Melalui agenda reses tersebut, Serli menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pungkasnya.




