PARIMO, bawainfo.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar Lomba Cipta Menu Makan Bergizi Gratis berbasis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebagai upaya mendorong peningkatan konsumsi pangan lokal yang sehat, beragam, dan bergizi di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas dalam mengolah pangan lokal, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi yang sehat dan seimbang.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi pangan lokal berbasis B2SA sekaligus memberi peluang kepada SPPG dalam mengelola menu makanan sehat dan menarik bagi penerima manfaat,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parimo, Hj. Sofiana, saat menyampaikan laporan kegiatan di halaman kantor dinas, Rabu (20/05/2026).
Dalam pelaksanaan lomba, panitia turut mengundang seluruh pengelola gizi SPPG di Kabupaten Parigi Moutong. Dari total 23 kecamatan, sebanyak 15 kecamatan mengirimkan peserta melalui Tim Penggerak PKK kecamatan masing-masing.
Meski belum seluruh kecamatan berpartisipasi, panitia tetap memberikan apresiasi kepada para camat dan Ketua TP-PKK yang tetap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Bank Sulteng sebagai sponsor utama. Selain lomba menu B2SA, rangkaian kegiatan turut diramaikan dengan bazar pangan oleh APJI Kabupaten Parigi Moutong serta Gerakan Pangan Murah yang digelar untuk membantu masyarakat sekaligus mengantisipasi inflasi daerah.
Panitia juga menekankan pentingnya objektivitas dewan juri dalam proses penilaian agar hasil yang diperoleh benar-benar adil serta tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Dalam lomba tersebut, peserta dibagi ke dalam tiga kategori menu, yakni makanan untuk lansia, makanan dewasa, dan makanan bayi. Seluruh peserta diminta menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam pengolahan menu agar lebih menarik serta memiliki nilai gizi tinggi bagi penerima manfaat program.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan Parimo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan lokal yang sehat, aman, dan bergizi terus meningkat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi pangan yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah, pungkasnya.




