GORONTALO, bawainfo.id – Memperingati Hari Anak Nasional ke-42, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Hj. Rahmijati Jahja, S.Pd., kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi Qurani melalui Rumah Cinta Quran (RCQ) David Bobihoe yang kini genap berusia lima tahun. Lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut menjadi wadah pembinaan anak-anak secara gratis untuk memperkuat karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Peringatan Hari Anak Nasional yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) menjadi momen istimewa bagi sosok yang akrab disapa Bunda Rahmi. Di RCQ David Bobihoe, ia menggelar berbagai kegiatan bersama para santri sekaligus memperingati lima tahun berdirinya lembaga yang didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum suaminya, David Bobihoe Akib, mantan Bupati Gorontalo dua periode yang wafat pada 16 Juli 2020.
Selama lima tahun berdiri, RCQ David Bobihoe telah menjadi tempat belajar bagi ratusan anak untuk membaca, menghafal, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Seluruh proses pembelajaran dilaksanakan secara gratis tanpa memungut biaya dari para santri.
Rahmijati mengatakan, seluruh operasional RCQ dibiayai secara pribadi sebagai bentuk amal jariyah bagi almarhum suaminya sekaligus ikhtiar melahirkan generasi yang beriman dan berakhlak mulia.
“Kekayaan yang paling berharga bukanlah harta yang menumpuk, tetapi harta yang kita salurkan untuk mencetak generasi yang mencintai Allah dan Rasul-Nya. Saya ingin setiap rupiah yang saya keluarkan untuk rumah ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk almarhum suami, dan anak-anak kami,” ujarnya.
Menurutnya, dana tersebut digunakan untuk membiayai honor para pengajar, penyediaan sarana dan prasarana belajar, hingga konsumsi para santri. Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPD RI, ia tetap menyisihkan sebagian honor dan gajinya setiap bulan untuk mendukung keberlangsungan seluruh program di RCQ David Bobihoe.
Tidak hanya memberikan dukungan secara materi, Bunda Rahmi juga rutin hadir menyapa, memberikan motivasi, serta meluangkan waktu bersama para santri. Baginya, setiap anak yang belajar di RCQ merupakan amanah yang harus dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, RCQ David Bobihoe menggelar lomba mewarnai dan lomba tilawah sebagai bentuk apresiasi sekaligus ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.
“Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Jika kita ingin Indonesia maju, kita harus memulai dari rumah, dari Al-Qur’an, dan dari kasih sayang. Saya melihat mereka bukan hanya sebagai santri, tetapi sebagai anak-anak saya sendiri. Saya ingin mereka tumbuh bahagia, cerdas, dan berakhlak. Karenanya, saya tidak akan pernah lelah untuk berjuang bagi mereka,“ tuturnya.
Salah seorang santri, Bintang Ardhani (10), mengaku senang setiap kali Rahmijati berkunjung ke RCQ David Bobihoe.
“Setiap Ibu Rahmi datang, beliau selalu peluk kami, tanya kabar, dan kasih hadiah. Kami jadi semangat ngaji,“ ucapnya.
Selama lima tahun berjalan, RCQ David Bobihoe telah melahirkan puluhan santri yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Bahkan, sebagian di antaranya kini telah menjadi guru mengaji bagi teman-teman sebayanya.
Rahmijati berharap Rumah Cinta Quran David Bobihoe terus menjadi tempat lahirnya generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya ingin agama ini bukan hanya di bibir, tetapi diamalkan. Rumah Cinta Quran adalah bukti bahwa cinta pada agama bisa melahirkan generasi yang tangguh, berakhlak, dan berwawasan. Inilah yang insya Allah bisa saya wariskan untuk generasi bangsa,” katanya.
Di akhir kegiatan, Rahmijati berpesan kepada para santri agar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
“Anak-anakku sayang, kalian adalah permata yang sangat berharga. Jangan pernah berhenti mencintai Al-Qur’an. Jadikanlah ia sahabat sejati di setiap langkah kalian. Libatkan Allah di setiap aktivitas kalian. Kelak, ketika kalian besar, jadilah pemimpin-pemimpin yang jujur, adil, dan bertakwa. Saya bangga pada kalian semua.” pesannya.
Ia juga berharap Rumah Cinta Quran David Bobihoe terus menjadi warisan amal yang membawa manfaat bagi almarhum suaminya.
“Saya berharap Rumah Cinta Quran ini terus menjadi warisan terbaik bagi almarhum David. Semoga namanya tidak hanya terukir di papan, tetapi di hati setiap anak yang pernah belajar di sini. Dan semoga setiap bait Al-Qur’an yang dibaca oleh anak-anak ini menjadi cahaya bagi makam beliau di alam kubur. Aamiin Allahumma Aamiin Yaa Allah,“ pungkasnya.




