Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Wabup Parimo Kukuhkan Redkar, Tekankan Perlindungan BPJS dan Pelayanan Humanis

×

Wabup Parimo Kukuhkan Redkar, Tekankan Perlindungan BPJS dan Pelayanan Humanis

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo), Abdul Sahid, menegaskan dua pesan penting kepada calon anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) saat membuka sekaligus mengukuhkan peserta pelatihan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (31/7/2026).

Selain diminta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, para relawan juga diwajibkan memiliki perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Example 300x600

“Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada hanya melakukan penanggulangan saat musibah sudah terjadi,” ujar Abdul Sahid.

Menurutnya, kebakaran merupakan bencana yang dapat terjadi kapan saja dan menimbulkan dampak besar, mulai dari kerugian harta benda hingga mengancam keselamatan jiwa.

“Karena itu, keberadaan Redkar dinilai menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan kebakaran berbasis masyarakat,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Redkar tidak hanya berperan memberikan respons awal saat terjadi kebakaran, tetapi juga membantu petugas pemadam kebakaran serta mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Sahid meminta seluruh anggota Redkar segera didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlindungan jaminan sosial merupakan hak yang harus dimiliki setiap relawan mengingat tingginya risiko saat menjalankan tugas di lapangan,” tegasnya.

Untuk itu, ia menginstruksikan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran Parimo agar memfasilitasi proses kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh anggota Redkar.

Selain memberikan perlindungan kepada para relawan, Abdul Sahid juga mengingatkan agar setiap anggota Redkar menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, rendah hati, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tanpa bersikap arogan.

“Melalui pengukuhan dan pelatihan ini saya berharap lahir relawan-relawan yang tangguh, sigap, dan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan serta penanganan awal kebakaran di desa maupun kecamatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *