Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Tim Patriot Kementrans-UNAIR Masuk Parimo, Fokus Kembangkan Potensi SDA dan Pemberdayaan Masyarakat

×

Tim Patriot Kementrans-UNAIR Masuk Parimo, Fokus Kembangkan Potensi SDA dan Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) menerima kunjungan Tim Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Universitas Airlangga (UNAIR) di ruang kerja Wakil Bupati, Jumat (31/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan potensi sumber daya alam (SDA), pemberdayaan masyarakat, serta peluang investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Example 300x600

“Kami berharap kunjungan ini menjadi salah satu pintu untuk membuka lapangan kerja. Tim Patriot diharapkan dapat membawa investor ke Kabupaten Parigi Moutong karena daerah ini memiliki potensi besar di sektor kelautan, pertanian, hingga perkebunan,” ujar Wakil Bupati Parimo, H. Abdul Sahid.

Menurutnya, Parimo memiliki sumber daya alam yang melimpah dan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengapresiasi perhatian Kementerian Transmigrasi yang menjadikan Parimo sebagai salah satu daerah pendampingan dalam pengembangan potensi wilayah berbasis masyarakat.

“Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, program ini jangan hanya berhenti pada tahap kunjungan. Kalau bisa direalisasikan secepatnya, tentu akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Patriot Kementrans-UNAIR, Dr. Emy Koestanti, menjelaskan bahwa kehadiran tim bertujuan melakukan pendampingan masyarakat melalui penguatan kelembagaan dengan menerapkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan potensi daerah.

“Fokus kami adalah mendampingi masyarakat agar mampu mengembangkan potensi daerah secara mandiri melalui penerapan teknologi yang tepat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Emy, Parimo dipilih sebagai lokasi pendampingan karena memiliki potensi sumber daya alam yang besar serta prospek pengembangan yang berkelanjutan dari berbagai program yang telah berjalan sebelumnya.

Pada tahap awal, Tim Patriot akan memfokuskan pendampingan pada sektor pengolahan hasil laut, khususnya pemanfaatan limbah ikan menjadi pakan ternak berkualitas. Program tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan pakan bagi peternakan ayam petelur.

Selain itu, tim juga akan mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lainnya, seperti durian, kakao, dan cengkeh, untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

“Sesuai arahan Bapak Menteri, fokus kami bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi menghadirkan dampak nyata yang dapat dijalankan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. Kami berharap program ini memberi manfaat luas, tidak hanya bagi kawasan transmigrasi, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Parimo,” pungkas Emy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *