Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Hadapi Tantangan Dunia Jurnalistik, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Wartawan Terus Tingkatkan Kompetensi

×

Hadapi Tantangan Dunia Jurnalistik, Direktur UKW PWI Pusat Ingatkan Wartawan Terus Tingkatkan Kompetensi

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat, Dr. Aat Surya Syafaat, mengingatkan wartawan agar terus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan dan persaingan di dunia jurnalistik. Peningkatan kemampuan, penguatan kapasitas, serta kemauan untuk terus belajar menjadi kunci dalam membangun profesionalisme wartawan.

Pesan tersebut disampaikan Aat Surya Syafaat saat memberikan sambutan pada penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Parigi Moutong di Parigi, Rabu (4/11/2026).

Example 300x600

Menurutnya, UKW merupakan salah satu sarana penting untuk mengukur sekaligus memperkuat kompetensi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten, termasuk dua peserta asal Jambi yang datang ke Parigi Moutong untuk mengikuti UKW tersebut.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wartawan yang dinyatakan kompeten, termasuk dua peserta asal Jambi yang datang jauh-jauh ke Parigi Moutong untuk mengikuti UKW ini,” ungkapnya.

Aat menegaskan, wartawan tidak boleh berhenti belajar setelah dinyatakan kompeten. Sebaliknya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan keterampilan dan memperkuat kapasitas diri agar mampu menghadapi perkembangan serta persaingan di dunia jurnalistik.

“Karena itu, untuk menjadi wartawan yang profesional, kita harus terus belajar, mengasah keterampilan, dan meningkatkan kompetensi,” ujarnya.

Selain kemampuan jurnalistik, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan sopan santun dalam berperilaku, termasuk memperhatikan penampilan saat menjalankan tugas peliputan sehari-hari.

Menurutnya, penampilan yang rapi merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap profesi dan diri sendiri.

“Wartawan adalah orang yang berkelas dan berpendidikan. Jadi, kalau liputan jangan memakai kaus oblong. Jangan memakai sandal juga. Kalau kita ingin dihargai orang lain, kita harus menghargai diri sendiri,” ucapnya.

Aat juga mendorong wartawan untuk terus produktif menghasilkan tulisan. Sebab, melalui tulisan, wartawan dapat menyampaikan gagasan, pemikiran, informasi, serta berbagai peristiwa kepada masyarakat.

Tidak hanya kemampuan menulis, ia berharap wartawan juga memiliki keterampilan berbicara yang baik sehingga mampu menyampaikan pendapat dan gagasan secara jelas.

“Selain menulis, saya juga berharap teman-teman memiliki kemampuan berbicara yang baik agar dapat mengemukakan pendapat dengan baik,” pungkasnya.

Dalam UKW tersebut, sebanyak 26 wartawan dinyatakan kompeten. Rinciannya, tiga wartawan pada jenjang Utama, 12 jenjang Madya, dan 11 jenjang Muda.

Penulis: Wawa ToampoEditor: Israwati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *