Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Dishub Parimo Bangun Dua Rest Area untuk Tekan Kecelakaan Saat Arus Nataru

×

Dishub Parimo Bangun Dua Rest Area untuk Tekan Kecelakaan Saat Arus Nataru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi rest area yang disiapkan Dishub Parigi Moutong sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengendara pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru).

PARIMO, bawainfo.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengantisipasi tingginya potensi kecelakaan pada arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan membangun dua rest area di jalur strategis.

“Kabupaten Parimo merupakan jalur padat dan memiliki tingkat kecelakaan cukup tinggi. Dari total 140 kasus kecelakaan, sebanyak 125 kasus atau 89 persen terjadi di Jalan Nasional,” ungkap Kepala Dishub Parimo, Syamsu Nadjamudin, saat diwawancarai, Jumat (12/12/2025).

Example 300x600

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pencermatan, tingginya kecelakaan di jalur nasional disebabkan karena sepanjang jalur tersebut sekitar 390 kilometer, tidak memiliki rest area pada tahun 2024.

Karena itu, pihaknya melakukan upaya antisipasi keselamatan dengan membangun rest area di dua zona.

“Zona satu berada di Desa Ogomolos, Kecamatan Mepanga, dan sudah selesai dibangun untuk mengantisipasi arus kendaraan dari arah Tolitoli, Buol, Gorontalo, dan Manado. Sedangkan zona dua berada di Desa Toboli untuk melayani jalur transportasi wilayah selatan,” jelasnya.

Menurutnya, rest area tersebut disiapkan untuk memberikan ruang istirahat yang nyaman bagi pengendara, sebab salah satu pemicu kecelakaan adalah kelelahan saat berkendara.

“Rest area ini menjadi penyangga keselamatan agar masyarakat dapat memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Samsu menambahkan, khusus untuk jalur Toboli, hasil survei Dishub Parimo mencatat 1.000–1.200 kendaraan melintas hanya dalam waktu dua jam, terutama pada pukul 11.00–13.00.

Kata dia, jika terjadi peningkatan signifikan saat Nataru, pihaknya bersama Satlantas akan melakukan rekayasa lalu lintas.

“Termasuk penguraian kendaraan atau kemungkinan pemberlakuan one way sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, secara institusional pihaknya telah menerima surat dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah terkait pelaksanaan mobilisasi Nataru yang dilakukan serentak pada 20 Desember.

Untuk jalur Kabupaten Parimo, titik kumpul mobilisasi ditetapkan mulai dari Kota Palu  hingga berakhir di Kota Raya. masyarakat juga sudah dapat mulai mendaftar.

“Tepat tanggal 20 Desember, mobilisasi mudik akan dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *