Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParlemen

Wayan Murtama Soroti Minimnya Siswa SMP Tinombala, Desak Pemda Parimo Perbaiki Akses Jalan

×

Wayan Murtama Soroti Minimnya Siswa SMP Tinombala, Desak Pemda Parimo Perbaiki Akses Jalan

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi Perindo, Wayan Murtama, menyoroti rendahnya minat siswa bersekolah di SMP Desa Tinombala, Kecamatan Ongka Malino. Ia menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh buruknya akses jalan menuju sekolah yang hingga kini belum mendapat penanganan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Pemda Parimo).

Hal itu disampaikan Wayan dalam Rapat Paripurna DPRD Parimo dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Parigi Moutong Tahun 2025, di ruang paripurna DPRD, Selasa (7/4/2026).

Example 300x600

Dalam penyampaiannya, Wayan menjelaskan salah satu persoalan yang dihadapi SMP Tinombala adalah minimnya jumlah peserta didik. Menurutnya, sebagian besar siswa di wilayah tersebut memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah lain di Kecamatan Ongka Malino.

Ia menilai rendahnya minat bersekolah di SMP Tinombala bukan disebabkan oleh kekurangan tenaga pendidik maupun fasilitas pendidikan, melainkan karena kondisi infrastruktur jalan menuju sekolah yang rusak parah.

Karena itu, Wayan meminta Pemda Parimo segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan menuju SMP Tinombala agar masyarakat lebih mudah menjangkau sekolah tersebut.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur akan berdampak pada meningkatnya minat masyarakat menyekolahkan anak-anak mereka di SMP Tinombala.

Selain perbaikan akses jalan, Wayan juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo melakukan evaluasi terhadap sistem zonasi berbasis domisili guna mendukung pemerataan kualitas pendidikan di daerah.

“Kalau untuk tenaga guru sudah terpenuhi, begitu pun fasilitas pendidikan. Hanya saja akses jalan yang rusak membuat minat siswa itu berkurang,” ujarnya.

Ia berharap keluhan tersebut menjadi perhatian serius Pemda Parimo sehingga pembenahan infrastruktur penunjang pendidikan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan di Kecamatan Ongka Malino.

“Saya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam membenahi fasilitas pendidikan, khususnya akses jalan menuju sekolah, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *