Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Pemda Parimo Dorong FKUB Kecamatan Jadi Benteng Kerukunan hingga Akar Rumput

×

Pemda Parimo Dorong FKUB Kecamatan Jadi Benteng Kerukunan hingga Akar Rumput

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, saat menghadiri kegiatan “Ngobrol Pintar Kerukunan” yang diselenggarakan FKUB Provinsi Sulawesi Tengah di Parigi, Rabu (29/7/2026).

PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus memperkuat komitmen dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama melalui penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga tingkat kecamatan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan “Ngobrol Pintar Kerukunan” yang diselenggarakan FKUB Provinsi Sulawesi Tengah di Cafe Aweng, Parigi, Rabu (29/7/2026). Kegiatan mengusung tema “Moderasi Beragama untuk Parigi Moutong yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan.”

Example 300x600

Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki Parigi Moutong bukan menjadi sekat pemisah, melainkan modal sosial dalam membangun daerah.

“Moderasi beragama bukanlah upaya untuk mengurangi keyakinan seseorang, melainkan cara pandang dalam menjalankan ajaran agama secara seimbang, menghormati perbedaan, menolak segala bentuk ekstremisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kebangsaan,” ujar Wabup saat membacakan sambutan Bupati.

Pemda Parigi Moutong juga memberikan apresiasi kepada FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, FKUB Kabupaten Parigi Moutong, serta para tokoh agama yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

Di tengah pesatnya arus informasi, masyarakat juga diimbau untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

Khusus kepada generasi muda, pemerintah daerah mendorong agar pemuda dapat mengambil peran sebagai agen perdamaian dengan aktif menyebarkan pesan toleransi dan cinta tanah air serta memaknai keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga bersama.

Usai kegiatan, Abdul Sahid menekankan pentingnya langkah konkret untuk menjaga kerukunan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah. Salah satunya melalui rencana pembentukan kepengurusan FKUB di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Semua agama ada di Kabupaten Parigi Moutong. Melalui wadah ini, insya Allah kita semua diberikan pencerahan agar kebersamaan terjalin dengan baik. Tidak ada perbedaan antara program FKUB Provinsi dan Kabupaten,” jelasnya.

Menurutnya, pembentukan pengurus FKUB di tingkat kecamatan yang melibatkan seluruh unsur agama menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran paham radikalisme sekaligus memitigasi potensi konflik sejak dini.

Dengan adanya wadah tersebut, komunikasi dan koordinasi antarumat beragama di tingkat kecamatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif sehingga berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan dapat diantisipasi sejak awal.

Melalui kegiatan “Ngobrol Pintar Kerukunan”, Pemda Parigi Moutong berharap lahir gagasan konstruktif dan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat upaya menjaga kehidupan masyarakat yang aman, damai, toleran, serta mendukung terwujudnya Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *