Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

Bupati Parimo Siapkan Rembuk Santri dan Bantuan Pertanian untuk Dorong Kemandirian Santri

×

Bupati Parimo Siapkan Rembuk Santri dan Bantuan Pertanian untuk Dorong Kemandirian Santri

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, saat menyampaikan sambutan pada upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Parimo, Kamis (22/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rencana pelaksanaan Rembuk Santri dan bantuan bibit serta peralatan pertanian untuk mendukung pemberdayaan dan kemandirian santri. (Foto: Dinas Kominfo Parimo)

PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) merencanakan pelaksanaan Rembuk Santri pada Desember 2026 sebagai wadah membahas persoalan sosial masyarakat, termasuk peredaran narkoba, sekaligus menyiapkan bantuan bibit dan peralatan pertanian untuk mendukung kemandirian santri.

Bupati Parimo, H. Erwin Burase, menyampaikan rencana tersebut saat upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Parimo, Kamis (22/10/2026).

Example 300x600

Menurut Erwin, Rembuk Santri akan menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pondok Pesantren, dan tokoh agama untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia juga menilai peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, baru pertama kali dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat kerja sama dengan kalangan pesantren dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Erwin membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menekankan pentingnya peran santri dalam menentukan masa depan bangsa. Santri diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman agama dan akhlak mulia, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk menghadapi perkembangan zaman.

Pesantren juga diharapkan terus menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, termasuk berkontribusi dalam menjaga persatuan serta mendorong kemandirian ekonomi.

Melalui rencana bantuan bibit dan peralatan pertanian, Pemkab Parimo mendorong pemberdayaan santri agar memiliki keterampilan produktif dan mampu mengembangkan kemandirian ekonomi.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren dalam membentuk generasi santri yang mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *