Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tambang Ilegal Ampibabo Menggila, Tragedi Buranga Terancam Terulang

Tambang Ilegal Ampibabo Menggila, Tragedi Buranga Terancam Terulang

  • account_circle bawainfo.id
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

PARIMO, bawainfo.id — Hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam perjalanan dari pusat komando Kepolisian di Kabupaten Parigi Moutong untuk menyaksikan sebuah ironi penegakan hukum. Di Desa Tombi dan Buranga, Kecamatan Ampibabo, deru mesin alat berat terus menggema, membelah hutan dan menciptakan lubang-lubang raksasa yang menganga di perut bumi.

Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah ini bukan lagi cerita sembunyi-sembunyi. Ia berlangsung terbuka, masif, dan seolah menantang wibawa hukum yang jaraknya hanya puluhan kilometer dari lokasi tambang. (Jum’at, 26 Des 2025).

Empat tahun lalu, tepatnya pada 24 Februari 2021, Desa Buranga pernah menjadi saksi tragedi tambang ilegal paling kelam di Parigi Moutong.

Longsor di lokasi PETI menewaskan sedikitnya enam hingga delapan orang, sementara puluhan lainnya dilaporkan tertimbun material tanah. Tragedi itu sempat mengguncang nurani publik, namun kini bayangannya kembali menghantui.

Secara administratif, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Polres Parigi Moutong telah berulang kali membantah adanya keterlibatan personel dalam praktik tambang ilegal. Pernyataan resmi disampaikan untuk menepis tudingan publik.

Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Aktivitas yang melibatkan alat berat, logistik besar, serta mobilisasi massa dalam skala luas itu berlangsung berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, tanpa hambatan berarti.

Kedekatan geografis antara lokasi tambang dan markas kepolisian justru memunculkan paradoks besar di mata masyarakat.

Kondisi ini memicu spekulasi liar. Kebebasan para penambang ilegal di Tombi dan Buranga menimbulkan dugaan adanya “restu” tak tertulis.

Bagi warga, dugaan keterlibatan oknum aparat bukan lagi sekadar isu, melainkan kesimpulan dari apa yang mereka saksikan setiap hari: truk-truk pengangkut material hilir mudik tanpa sentuhan hukum.

Seolah ada tembok pelindung tak kasat mata yang membuat para pelaku PETI merasa kebal. Dalam obrolan warung kopi hingga diskusi aktivis lingkungan, penindakan hukum kerap dinilai hanya bersifat seremonial—musiman dan tanpa efek jera.

Dampaknya pun kian nyata. Lingkungan di Kecamatan Ampibabo terus terdegradasi. Sungai yang dahulu jernih kini berubah keruh, sementara ancaman longsor menghantui pemukiman warga setiap kali hujan deras turun. Keselamatan dan keberlanjutan lingkungan perlahan dikorbankan di tengah derasnya arus emas yang mengalir ke kantong-kantong tertentu.

Penyangkalan aparat dinilai tak lagi cukup jika tak dibarengi tindakan tegas hingga menyentuh akar persoalan, termasuk dugaan keterlibatan internal. Parigi Moutong kini menjadi cermin buram penegakan hukum di Sulawesi Tengah.

Masyarakat pun menanti jawaban: apakah hukum benar-benar akan ditegakkan di bukit-bukit Tombi dan Buranga, ataukah deru mesin tambang ilegal akan terus menjadi musik pengiring runtuhnya integritas di bawah bayang-bayang hukum.

  • Penulis: bawainfo.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Nataru, Bahan Pokok di Parigi Merangkak Naik

    Jelang Nataru, Bahan Pokok di Parigi Merangkak Naik

    • calendar_month Rab, 11 Des 2024
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Parimo, Bawainfo.id – Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Sentral Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai merangkak naik jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Adapun harga bahan pokok yang terus menunjukan peningkatan disetiap harinya, yaitu daging ayam broiler serta kampung, telur ayam, bawang merah, bawang putih dan cabai rawit. “Kalau ayam […]

  • Hari Anak Nasional, Parimo Mantapkan Komitmen Jadi Kabupaten Layak Anak

    Hari Anak Nasional, Parimo Mantapkan Komitmen Jadi Kabupaten Layak Anak

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id– Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, menegaskan komitmen pemerintah daerah (Pemda) terhadap pemenuhan hak anak dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tahun 2025. “Cita-cita kita adalah menjadikan Parimo sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA),” ungkap Bupati Parimo, Erwin Burase dalam sambutannya, di Auditorium Kantor Bupati, Jumat (12/09/2025). Bupati mengungkapkan bahwa setiap anak berhak […]

  • Lapas Parigi Gandeng LBH Rumah Hukum Tadulako, Perkuat Layanan Hukum bagi Tahanan

    Lapas Parigi Gandeng LBH Rumah Hukum Tadulako, Perkuat Layanan Hukum bagi Tahanan

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Lapas Kelas III Parigi kini memperkuat perlindungan hukum bagi para tahanan dengan menjalin kerja sama resmi bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yayasan Rumah Hukum Tadulako. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini digelar pada Rabu, 14 Mei 2025 di Aula Lapas Parigi. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Plt. Kepala Lapas Parigi, Idris […]

  • Bikin Rapat Tertunda! Wabup Parimo ‘Semprot’ Camat dan OPD

    Bikin Rapat Tertunda! Wabup Parimo ‘Semprot’ Camat dan OPD

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id– Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Abdul Sahid, menyoroti keras rendahnya kedisiplinan sejumlah Camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya yang terlambat menghadiri rapat sinkronisasi data program pemerintah daerah dengan program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah, “Berani Menyala” di Aula Lantai Dua Kantor Bupati. Kamis (11/6/2025). Rapat yang dijadwalkan dimulai pada […]

  • Bunda PAUD Parimo Apresiasi Peran Orang Tua Bangun Kepercayaan Diri Anak

    Bunda PAUD Parimo Apresiasi Peran Orang Tua Bangun Kepercayaan Diri Anak

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 6
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id – Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Hj. Hestiwati Nanga, mengapresiasi penuh dedikasi para orang tua yang turut mempersiapkan anak-anak mereka mengikuti berbagai lomba. Ia menilai keterlibatan aktif orang tua menjadi kekuatan besar dalam membangun kepercayaan diri dan semangat kompetitif anak sejak usia dini. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di Ajang […]

  • Luncurkan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan Desa Mandiri

    Luncurkan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle bawainfo.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PARIMO, bawainfo.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis desa melalui gerakan koperasi. Komitmen ini ditandai dengan penyerahan simbolis Akta Notaris dan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Saraswati, Desa Tolai, Kecamatan Torue. Selasa, 15 Juli 2025. Penyerahan simbolis ini […]

expand_less