Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaParigi MoutongParlemen

Akses Wisata ke Dusun Moian Terancam Putus, Keluhan Warga Mengemuka Saat Reses Candra Setiawan

×

Akses Wisata ke Dusun Moian Terancam Putus, Keluhan Warga Mengemuka Saat Reses Candra Setiawan

Sebarkan artikel ini
Candra Setiawan menyampaikan arahan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat saat pelaksanaan Reses Masa Persidangan II tahun 2026 di Kantor Desa Palapi, Kecamatan Taopa, Kamis (23/04/2026). Kegiatan dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat. (Foto: Istimewa)

PARIMO, bawainfo.id – Ancaman putusnya akses jalan menuju Dusun Moian, kawasan wisata andalan Desa Palapi, menjadi keluhan utama masyarakat saat Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Dapil IV, Candra Setiawan, melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan II tahun 2026 di Kantor Desa Palapi, Kecamatan Taopa, Kamis (23/04/2026).

Kondisi jalan yang terus tergerus abrasi pantai dinilai semakin mengkhawatirkan karena dapat menghambat mobilitas masyarakat sekaligus berdampak pada potensi ekonomi dan sektor wisata desa.

Example 300x600

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Desa Palapi, imam desa, jajaran kepala dusun, tokoh pemuda, kelompok ibu-ibu pengajian, serta perwakilan masyarakat dari Desa Taopa Barat dan Desa Bilalea.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa dan masyarakat juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah direalisasikan melalui pokok pikiran (Pokir) selama masa pengabdian Candra Setiawan sebagai anggota DPRD.

Meski baru sekitar 1,5 tahun menjabat, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Parigi Moutong tersebut dinilai aktif mendorong program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan fasilitas rumah ibadah, pembangunan jalan kantong produksi, hingga sarana sanitasi umum.

Selain persoalan abrasi, masyarakat juga mengusulkan penimbunan jalan penghubung Desa Palapi menuju Desa Nunurantai guna memperlancar mobilitas antarwilayah.

Di sektor fasilitas umum, warga mengharapkan renovasi total toilet Masjid Desa Palapi agar memberikan kenyamanan bagi jamaah saat beribadah.

Sementara pada sektor pertanian, masyarakat mengusulkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), pupuk, serta obat-obatan pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan warga.

Aspirasi lain datang dari kalangan pemuda yang berharap adanya penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah agar pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan sebagai penggerak ekonomi dan sosial di wilayahnya.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Candra Setiawan menegaskan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat sebagai agenda prioritas yang akan diperjuangkan dalam pembahasan pembangunan daerah.

“Apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi. Seluruh usulan mulai dari penanganan abrasi di jalur wisata, penguatan peran pemuda, hingga bantuan alat pertanian telah kami catat dan akan terus kami kawal agar dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, agenda penyerapan aspirasi juga akan terus dilakukan dengan turun langsung ke sejumlah desa agar kebutuhan masyarakat dapat dipetakan secara lebih menyeluruh.

“Saya akan terus turun langsung ke desa-desa hingga akhir jadwal reses agar seluruh suara masyarakat dapat terakomodasi dalam pembahasan anggaran pembangunan daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *