PARIMO, bawainfo.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Pemda Parimo) menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang dihimpun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Parigi Moutong (DPRD Parimo) melalui kegiatan reses. Aspirasi tersebut akan menjadi salah satu dasar penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah.
Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Parimo dengan agenda Penyampaian Hasil Reses Anggota DPRD Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Parimo, Senin (18/5/2026).
Mewakili Bupati Parigi Moutong, Wakil Bupati H. Abdul Sahid menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah melaksanakan reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami menilai hasil reses ini merupakan bentuk aspirasi, kebutuhan, serta harapan masyarakat yang sangat penting. Ini akan menjadi bahan masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun program dan kebijakan pembangunan ke depan,” ujar Abdul Sahid saat membacakan sambutan tertulis Bupati.
Menurutnya, hasil reses tidak akan berhenti sebagai dokumen administrasi semata. Pemda Parimo berkomitmen melakukan penelaahan terhadap seluruh usulan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk menelaah dan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan. Tentu dengan menyesuaikan prioritas pembangunan daerah, kemampuan keuangan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Parimo juga memaparkan sejumlah aspirasi masyarakat yang dihimpun selama pelaksanaan reses. Mayoritas usulan terbagi ke dalam lima sektor prioritas.
Pada bidang pembangunan infrastruktur, masyarakat mengusulkan perbaikan dan pengaspalan jalan penghubung antardesa, pembangunan jembatan, peningkatan jaringan irigasi pertanian, penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), serta pembangunan drainase untuk mengantisipasi banjir musiman.
Di bidang pendidikan, aspirasi masyarakat meliputi rehabilitasi gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah tidak layak, pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran, serta penambahan tenaga pendidik tetap di sekolah yang masih kekurangan guru mata pelajaran.
Sementara pada bidang kesehatan, masyarakat mengharapkan peningkatan pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), ketersediaan obat-obatan, penambahan tenaga kesehatan di wilayah terpencil, perluasan fasilitas layanan kesehatan, hingga penyuluhan gizi dan pencegahan penyakit menular.
Untuk bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat, usulan masyarakat mencakup bantuan sarana produksi pertanian seperti bibit unggul, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan), pelatihan teknologi pertanian dan perikanan, bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pembangunan pasar desa yang representatif, serta penguatan jaminan sosial bagi masyarakat miskin dan penyandang disabilitas.
Adapun pada bidang pemerintahan dan umum, masyarakat meminta peningkatan kualitas pelayanan aparatur desa dan kelurahan, penguatan keamanan lingkungan, pengembangan potensi wisata lokal, serta penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai merusak lingkungan.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap sinergi antara Pemda Parimo dan DPRD terus diperkuat agar pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif serta tepat sasaran.
“Melalui sinergi antara pemerintah dan DPRD, kita harapkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Parigi Moutong,” pungkasnya.




