Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahParigi Moutong

O2SN SMP Parimo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Cetak Atlet Muda Berkarakter dan Berprestasi

×

O2SN SMP Parimo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Wadah Cetak Atlet Muda Berkarakter dan Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Penyerahan piala simbolis pada pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo, Rabu (20/05/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan talenta olahraga sekaligus pembentukan karakter peserta didik yang sehat, disiplin, dan berprestasi.

PARIGI, bawainfo.id – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Rabu malam (20/05/2026). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus membentuk karakter siswa yang sehat, disiplin, sportif, dan berdaya saing.

“Melalui pelaksanaan O2SN ini, saya berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet muda berprestasi yang nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten Parigi Moutong di tingkat provinsi bahkan nasional,” ungkap Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, di Parigi, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat dengan dihadiri peserta, official, guru pendamping, panitia pelaksana, serta unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Pemda Parimo).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan apresiasi kepada Disdikbud Parimo, panitia pelaksana, para guru pembina, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan O2SN dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, O2SN menjadi wadah strategis dalam membina sekaligus mengembangkan potensi peserta didik di bidang olahraga. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.

Bupati menilai olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak yang aktif berolahraga dinilai memiliki kesehatan fisik yang lebih baik, mental yang kuat, serta kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama yang tinggi.

Kepada seluruh peserta O2SN, ia berpesan agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan. Menang maupun kalah, kata dia, merupakan bagian dari kompetisi, namun sikap disiplin, kerja keras, tanggung jawab, serta rasa hormat kepada sesama peserta dan official menjadi hal yang paling utama.

Selain itu, Bupati juga mengajak para guru dan pelatih agar terus menjadi pendamping serta motivator bagi para siswa sehingga mampu berkembang secara optimal, baik pada bidang akademik maupun nonakademik.

Sementara itu, di tempat yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, menyampaikan bahwa pelaksanaan O2SN SMP Tahun 2026 bertujuan mengembangkan talenta murid di bidang olahraga, membina atlet berprestasi sejak usia sekolah, serta menanamkan nilai sportivitas, disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembentukan delapan dimensi profil lulusan, yakni keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

O2SN SMP Tahun 2026 mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga.” Kegiatan ini diikuti 55 peserta dari SMP negeri dan swasta se-Parimo yang didampingi para official.

Adapun cabang olahraga yang diperlombakan meliputi atletik, pencak silat, bulutangkis, renang, dan panjat tebing.

Pelaksanaan O2SN berlangsung mulai 20 hingga 22 Mei 2026 dengan lokasi pertandingan yang tersebar di sejumlah titik, yakni cabang atletik dipusatkan di SMP Negeri 2 Parigi, pencak silat di Sekretariat IPSI Parigi Moutong Desa Pelawa, bulutangkis di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), renang di Kolam Renang Namiki Bambalemo, serta panjat tebing di Alun-alun Kantor Bupati Parigi Moutong.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah bagaimana peserta mampu menjaga sportivitas, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, serta menghormati sesama selama mengikuti pertandingan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *