Scroll untuk baca artikel
Example 700x550
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kesehatan

RSUD Anuntaloko Dorong Edukasi Bersama Pemanfaatan Mobile JKN

×

RSUD Anuntaloko Dorong Edukasi Bersama Pemanfaatan Mobile JKN

Sebarkan artikel ini

PARIMO, bawainfo.id – RSUD Anuntaloko Parigi menilai edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan aplikasi Mobile JKN perlu dilakukan secara bersama-sama antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting agar pemanfaatan layanan digital di bidang kesehatan semakin optimal dan mampu memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Anuntaloko Parigi, Irwan, saat menghadiri Forum Komunikasi dan Kemitraan BPJS Kesehatan, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, keberhasilan implementasi Mobile JKN tidak dapat dibebankan kepada satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Example 300x600

“Program Mobile JKN merupakan inovasi yang sangat baik untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Namun, sosialisasi dan edukasinya tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab rumah sakit, melainkan memerlukan sinergi bersama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan, aplikasi Mobile JKN menghadirkan berbagai kemudahan bagi peserta JKN, mulai dari pendaftaran antrean secara daring, pengecekan status kepesertaan, hingga akses terhadap berbagai informasi layanan kesehatan. Dengan semakin banyak masyarakat memanfaatkan aplikasi tersebut, antrean di fasilitas kesehatan diharapkan dapat berkurang sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.

Dalam forum tersebut juga muncul usulan agar RSUD Anuntaloko menyediakan duta atau petugas khusus Mobile JKN untuk mendampingi masyarakat menggunakan aplikasi. Menanggapi usulan itu, Irwan menyatakan pihaknya mendukung peningkatan literasi digital masyarakat, namun pelaksanaannya harus dilakukan melalui kolaborasi yang jelas antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.

“Keberadaan duta Mobile JKN memang penting untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat. Tetapi jangan sampai muncul anggapan bahwa seluruh tanggung jawab program ini berada di pundak rumah sakit. Harus ada pembagian peran dan koordinasi yang jelas antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan,” katanya.

Irwan menegaskan, RSUD Anuntaloko Parigi selama ini terus mendukung penerapan Mobile JKN sebagai bagian dari transformasi pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Menurutnya, pemanfaatan layanan digital menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mengurangi kepadatan antrean pasien di rumah sakit.

“Tujuan utama dari Mobile JKN adalah memberikan kemudahan bagi peserta sekaligus membantu rumah sakit dalam mengelola pelayanan. Karena itu, program ini harus kita sukseskan bersama melalui edukasi yang masif dan pendampingan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap BPJS Kesehatan bersama seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dapat terus memperkuat koordinasi dan menyusun strategi bersama dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai penggunaan aplikasi Mobile JKN.

“Kami berharap kolaborasi yang lebih erat dapat terus dibangun sehingga masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital kesehatan dan pada akhirnya kualitas pelayanan kepada peserta JKN dapat terus meningkat,” pungkas Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *