PARIMO, bawainfo.id – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memastikan usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Parigi Moutong(Parimo) telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan siap memasuki tahapan pembangunan.
Kepastian tersebut diperoleh saat Bupati Parimo, H. Erwin Burase, bersama sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat melakukan kunjungan kerja ke Kemensos RI di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.
Dalam pertemuan itu, Agus Jabo Priyono menyampaikan apresiasi kepada Bupati Erwin Burase atas komitmennya memperjuangkan pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Erwin selaku Bupati Parigi Moutong. Beliau berjuang luar biasa dan saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya karena tidak pernah lelah datang ke Kementerian Sosial untuk melengkapi seluruh dokumen pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Agus Jabo Priyono.
Menurutnya, berdasarkan laporan Sekretariat Bersama (Sekber) Program Sekolah Rakyat, seluruh persyaratan administrasi yang diajukan Pemda Parimo telah dinyatakan lengkap.
“Alhamdulillah, hari ini usulan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu tahapan berikutnya, yakni proses lelang. Setelah itu pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” katanya.
Agus menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo ditargetkan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026 sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat program tersebut.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Awalnya, pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki satu Sekolah Rakyat dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa. Namun, sesuai arahan terbaru Presiden, kapasitas sekolah ditingkatkan menjadi sekitar 2.000 siswa di setiap kabupaten dan kota.
“Pak Presiden meminta agar setiap kabupaten dan kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat. Bahkan kini kapasitasnya ditingkatkan menjadi sekitar dua ribu siswa,” jelasnya.
Agus kembali menyampaikan apresiasi kepada Bupati Erwin Burase atas keseriusan dan kegigihannya dalam memperjuangkan program tersebut hingga akhirnya Parimo dinyatakan siap memasuki tahap pembangunan.
Sementara itu, kunjungan Bupati Parimo bersama jajaran DPRD ke Kemensos RI merupakan bagian dari langkah aktif Pemda Parimo dalam mempercepat realisasi berbagai program strategis pemerintah pusat di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat, diharapkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Parigi Moutong semakin terbuka sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.




